News Update :
Tampilkan postingan dengan label Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Indonesia. Tampilkan semua postingan

5 Tempat Wisata yang Paling Berhantu di Dunia

Penulis : Unknown on Minggu, 12 Mei 2013 | 08.32

Minggu, 12 Mei 2013

 Destinasi wisata tidak harus selalu menyuguhkan keindahan alam atau pun hiburan. Terkadang, destinasi juga dipadati wisatawan karena cerita mistis yang berada di baliknya, seperti 5 tempat ini.


1. Kastil Bran, Rumania
 Banyak sumber yang mengatakan kalau vampir berasal dari Rumania. Adalah Vlad Tepe, orang yang diduga sebagai yang haus darah di Rumania pada zaman dahulu. Kemudian, seorang penulis asal Irlandia bernama Bram Stoker membuat tokoh drakula yang terinspirasi dari kehidupan Vlad Tepe. Mulai dari situlah legenda vampir dikenal.

Kastil Bran pun sering dijadikan latar tempat dalam cerita-cerita horor buatan Bram. Namun kini, kastil itu telah dijadikan museum yang sengaja didedikasikan untuk Ratu Rumania, Ratu Marie. Tempat yang memiliki tebing mengesankan ini sering menjadi incaran lokasi film vampir.


2. Kuil Mae Nak, Thailand
Ada satu tempat horor di Thailand yang tak boleh ketinggalan Anda kunjungi terutama para pecinta wisata horor, Kuil Mae Nak namanya. Kuil yang terletak di kompleks kuil Wat Maha But ini selalu ramai dikunjungi wisatawan yang datang meminta berkah ke patung Mae Nak. Tak ketinggalan pula sesajen berupa karangan bunga, kosmetik, mainan, popok, dan botol susu sebagai seserahan kepada Mae Nak dan anaknya.

Usut boleh usut, ternyata ada cerita menyeramkan di balik tradisi sesajen ini. Sekitar seratus tahun lalu, ada seorang wanita cantik bernama Nak yang menikah dengan pria bernama Maak. Ketika Nak hamil anak pertama, sang suami harus ikut wajib militer dan tidak kembali hingga Nak melahirkan. Di sinilah cerita horor dimulai.

Nak ternyata meninggal saat melahirkan anak pertamanya, tragisnya sang anak juga ikut meninggal. Namun, karena cinta yang begitu besar kepada suami, arwah Nak menolak meninggalkan rumah hingga sang suami pulang. Maak pun kembali pulang tanpa mengetahui kalau istrinya itu hantu. Pasutri ini lalu tinggal bersama seakan semuanya normal!

Sampai akhirnya terungkaplah bahwa Nak telah meninggal. Kaget dengan kenyataan, Mak pun pergi ke sebuah kuil dan memanggil dukun untuk mengusir Nak. Setelah susah payah, akhirnya sang dukun berhasil menyalahkan Nak, dan menyimpan arwah Nak dalam botol. Sejak saat itu, sebuah kuil khusus dibangun untuk mengenang Mae Nak. Bahkan hingga sekarang, legenda dan tradisi yang menyertainya masih ada.


3. Catacombs of Paris, Prancis
Selain Thailand, masih ada tempat mistis lain yang patut Anda waspadai, yaitu Catacombs of Paris di Prancis. Ini adalah kuburan massal di Prancis yang berada di bawah tanah. Hiii!

Dari situs Apollo Jets ada sekitar 6 juta jenazah tersimpan di dalam Catacombs of Paris. Tak heran kalau tempat ini pun dikenal dengan nama L’Empire de la Mort, atau “Kerajaan Kematian”.

Penasaran dengan asal muasal kuburan bawah tanah ini? Ternyata Catacombs of Paris berawal dari abad 18 yang saat itu tidak tersedianya pemakanan di Kota paris. Salah satu pemakaman pun runtuh ke bawah tanah, tepat menimpa sebuah terowongan. Sejak saat itu, semua tulang-belulang yang ada di pemakaman dipindahkan ke bawah tanah.

Karena lokasinya yang tak wajar, dan telah menyimpan jutaan jenazah, Catacombs of Paris menjelma menjadi destinasi wisata horor bagi traveler penguji nyali.

Jika berani, Anda bisa datang langsung ke sana untuk menguji keberanian. Eits, tapi jangan kaget ya kalau tiba-tiba Anda mendengar suara-suara aneh, atau mungkin teriakan.


4. Kota York, Inggris
Selain Paris, masih ada kota besar lain yang ternyata menyimpan sisi mistis. Adalah Kota York di Inggris yang menjadi kota paling menakutkan. Di balik arsitektur bangunan kuno, banyak warga Inggris yang percaya kalau ada arwah bergentayangan setiap malam di sana.

Betapa tidak, York punya sejarah berdarah-darah dari zaman Viking, Romawi sampai sejarah kelam Inggris. Uniknya, kota berhantu ini dijadikan destinasi menarik untuk orang-orang pecinta uji nyali, bahkan sebuah tur wisata juga telah disiapkan.

Jika tertarik, Anda bisa memesan tur wisata seram ini kepada The York Ghost Walk Experience, Ghost Hunt of York, The Original Ghost Walk of York, atau The Ghost Trail of York. Rombongan tur akan dibawa ke sejumlah bangunan tua di York yang menyeramkan.

Salah satu tempat berhantu yang akan kunjungi adalah lokasi dimana Anda bisa bertemu hantu The Headless Earl, hantu tanpa kepala dan hantu The Gray Lady, biarawati yang disemen ke dalam tembok hidup-hidup. Berani?


5. Alas Purwo, Indonesia

 Ternyata, untuk menikmati wisata horor tak perlu jauh-jauh ke luar negeri. Cukup traveling di dalam negeri saja, Anda bisa menikmati wisata horor yang tak kalah menyeramkan dari negara lain. Salah satunya adalah Alas Purwo.

Alas Purwo sebenarnya adalah kawasan wisata cantik yang ditumbuhi hamparan pegunungan hijau, hutan, gua dan pantai yang menggoda. Namun ternyata di balik keindahan itu tersimpan cerita mistis yang pasti membuat bulu kuduk merinding.

Konon, Alas Purwo dihuni oleh sebuah kerajaan jin. Ada banyak mahluk halus dan siluman di tempat ini. Disarankan bagi Anda yang ingin ke Alas Purwo, untuk menjaga mulut untuk tidak berkata jorok, tidak berpikir negatif, menaati peraturan dari warga setempat, dan jangan merusak alam. Menurut dukun atau orang pintar, Alas Purwo adalah pusat dari kerajaan makhluk halus di Banyuwangi hingga Situbondo

Sumber : terselubung.blogspot.com


komentar (145) | | Read More...

5 Perusahaan yang Paling Dikagumi di Indonesia

Penulis : Unknown on Sabtu, 04 Mei 2013 | 22.30

Sabtu, 04 Mei 2013

Majalah Fortune Indonesia merilis daftar perusahaan-perusahaan yang paling dikagumi di Indonesia dari berbagai sektor industri. Daftar perusahaan tersebut didapat dari hasil survei yang dilakukan terhadap 20.000 responden di Indonesia pada periode 1 September 2012 hingga 31 Januari 2013.

Sektor industri tersebut terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Pemilihan perusahaan didasari oleh beberapa kriteria, yaitu kualitas manajemen, kualitas produk atau jasa yang ditawarkan, inovasi, nilai sebagai investasi jangka panjang, posisi keuangan yang kuat, kemampuan menarik, mengembangkan dan mempertahankan karyawan berpotensi, tanggung jawab terhadap komunitas dan atau lingkungan, bijaksana dalam penggunaan aset perusahaan dan efektivitas dalam melakukan bisnisnya secara regional atau global.

Berikut lima perusahaan paling dikagumi versi majalah Fortune Indonesia dan Merdeka:

1. PT Astra Internasional Tbk
Astra pertama kali didirikan sebagai perusahaan perdagangan di sebuah ruang kecil di Jakarta pada tahun 1957. Di usia yang ke-55 tahun saat ini, Astra telah berkembang menjadi salah satu perusahaan terbesar nasional yang diperkuat dengan 185.580 orang karyawan di 170 perusahaan termasuk anak perusahaan, perusahaan asosiasi dan jointly controlled entities.

Ketekunan dalam menjalin kerja sama dan kemitraan dengan berbagai perusahaan ternama di mancanegara telah mengantarkan banyak peluang bagi Astra untuk melayani berbagai aspek kehidupan masyarakat Indonesia melalui 6 bidang usahanya, yang terdiri dari: Otomotif, Jasa Keuangan, Alat Berat dan Pertambangan, Agribisnis, Infrastruktur.

Sayangnya selama kuartal pertama tahun ini laba Astra turun 7 persen menjadi  Rp 4,3 triliun dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 4,6 triliun.

2. PT Unilever Indonesia Tbk
Unilever Indonesia merupakan perusahaan multinasional yang bermarkas di Rotterdam, Belanda. Pertama kali berdiri tahun 1930 dan masuk ke Indonesia pada 5 Desember 1933. Perusahaan mencatatkan 15 persen sahamnya di Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya setelah mendapat persetujuan dari Ketua Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam) No.SI-009/PM/E/1981 pada 16 November 1981.

Dengan mempekerjakan tidak kurang dari 206.000 pekerja, Unilever Indonesia mengembangkan produk yang meliputi makanan dan minuman, produk perawatan diri dan produk perawatan rumah.

Pada kuartal pertama tahun ini, perusahaan ritel tersebut telah mencatatkan kenaikan laba 23 persen menjadi Rp 1,4 triliun dengan penjualan mencapai Rp 7,5 triliun.

3. PT Garuda Indonesia Tbk
Garuda Indonesia merupakan maskapai penerbangan milik pemerintah yang memiliki konsep sebagai full service airline (maskapai dengan pelayanan penuh). Tahun 1940-an merupakan langkah awal Garuda Indonesia merintis penerbangan dengan jalur khusus. Tanggal 26 Januari 1949 dianggap sebagai hari jadi Garuda Indonesia. Pada saat itu nama maskapai adalah Indonesian Airways.

Pada tanggal 11 Februari 2011. Garuda memulai IPO (penawaran saham perdana) dengan harga saham Rp 750 per saham dan mencatatkan diri di Bursa Efek Indonesia. Pada 27 April 2012, CT Corp melalui PT Trans Airways membeli 10.9 persen saham Garuda Indonesia di harga Rp 620 per lembar dengan total sebesar Rp 1,53 triliun.

Saat ini, Garuda Indonesia mengoperasikan 82 armada dan melayani 33 tujuan domestik dan 18 Internasional di Asia (Regional Asia Tenggara, Timur Tengah, China, Jepang, Korea Selatan), Australia, dan Eropa (Belanda). Garuda juga menguasai 28,3 persen pasar penerbangan di Indonesia.

4. PT United Tractors Tbk
United Tractors berdiri pada 13 Oktober 1972 sebagai distributor tunggal alat berat Komatsu Limited di Indonesia. Pada 19 September 1989, Perseroan menjadi perusahaan publik dan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia sebagai PT United Tractors Tbk (UNTR), dengan PT Astra International Tbk sebagai pemegang saham mayoritas.

Selain menjadi distributor alat berat terbesar di Indonesia, Perseroan juga berperan aktif di bidang kontraktor pertambangan dan memulai bisnis pertambangan batu bara. Perseroan mengembangkan tiga unit bisnis ini, yaitu Mesin Konstruksi, Kontraktor Penambangan dan Pertambangan.

Saat ini, jaringan distribusi United Tractors meliputi 18 kantor cabang, 22 kantor site support dan 12 kantor perwakilan di 22 provinsi di seluruh Indonesia.

5. PT Bank Mandiri Tbk
Bank Mandiri merupakan bank terbesar di Indonesia dalam hal aset yang mencapai Rp 641 triliun pada kuartal 1-2013. Bank ini berdiri pada tanggal 2 Oktober 1998 sebagai bagian dari program restrukturisasi perbankan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Indonesia.

Pada bulan Juli 1999, empat bank milik Pemerintah yaitu, Bank Bumi Daya (BBD), Bank Dagang Negara (BDN), Bank Ekspor Impor Indonesia (Bank Exim), dan Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo), digabungkan membentuk Bank Mandiri.

Bank Mandiri sampai akhir Desember 2012 mempekerjakan lebih dari 30.762 karyawan dengan 1.810 kantor cabang dan 7 kantor cabang/perwakilan/perusahaan anak di luar negeri. Layanan distribusi Bank Mandiri juga dilengkapi dengan 10.985 ATM, yang tersambung dalam jaringan ATM Link dengan jumlah total 35.300 ATM, Jaringan Electronic Data Capture (EDC) 180.352 unit serta electronic channels yang meliputi Internet Banking, SMS Banking dan Call Center.

Sumber : lihat.co.id
komentar (12) | | Read More...

Ternyata Bahasa Jawa Lebih Canggih Dari Bahasa Inggris

Penulis : Unknown on Jumat, 03 Mei 2013 | 16.47

Jumat, 03 Mei 2013

 (jelajahunik) Wasito Djati Pribadi mengirimkan sesuatu di KATY ALL YEARS

Bhs Jowo kuwi luwih simpel tenimbang bhs Inggris. Iki buktine:

1. Walk slowly on the edge (side) of the road: MLIPIR

2. Falling backward and then hit own head: NGGEBLAK

3. Falling/tripping forward (and may hit own face): KEJLUNGUP

4. Smearing one’s body with hot ointment or liquid and then massaging it:
MBLONYOHI

5. Got hit by a truck that moving backward: KUNDURAN TRUK

6. Hot pyroclastic cloud rolling down a volcano: WEDHUS GEMBEL

7. A small, sharp thing embedded inside one’s skin: KESUSUBEN

8. Things getting out from a container accidentally because of gravity:
MBROJOL

9. Get hit by thing collapsing on top of one’s head/body: KEMBRUKAN

10. Drinking straight from the bottle without using glass, where the whole
bottle tip gets into the mouth: NGOKOP

11. Difficult to open eyes because something is shining very bright:
BLERENG

12. Hanging on thightly to something in order to be inert: GONDELAN

13. Being overly active carelessly with eyes opened wide: PECICILAN

14. Releasing ‘wind’ from the body thru a coin drawn across the back
skin’s surface: KEROKAN

15. Finding by accident something good or useful without looking for it:
NDILALAH

16. Expression or gesture due to a sudden appearance (of something): MAK
JEGAGIK
17. Very surprise of an unexpected experience: NJENGGIRAT

18. Water come out from the mouth uncontrollably: NGENCES

19. Doing something nonchalantly with your finger: UTEK-UTEK

20. Doing a lustful ‘raid’ to a lovely lady: NGUWEK-UWEK

Sumber : jelajahunik.us
komentar (9) | | Read More...

Potret Wajah Dunia Pendidikan Indonesia

Penulis : Unknown on Kamis, 02 Mei 2013 | 10.22

Kamis, 02 Mei 2013

Sudah sejak lama semua pihak di indonesia sepertinya menyadari kondisi pendidikan yang semakin terpuruk, apakah hal tersebut disengaja atau tidak namun  secara kasat mata kondisi pendidikan yang cukup memprihatinkan tersebut senantiasa  dijadikan sebagai alat untuk “bahan dagangan” saat kampanye pemilihan pemimpin-pemimpin di negara ini. Carut marut dan keterpurukan dunia pendidikan di Indonesia semangkin terlihat jelas, disaat data  yang diperoleh dari hasil pelaksanaan Ujian Kompetensi Guru (UKG). Terlepas dari masih banyaknya kendala dan masalah disaat proses pelaksanan UKG, namun data tersebut secara umum sudah dapat menggambarkan sungguh “menyedihkannya” kondisi pendidikan di Indonesia.

Berdasarkan data hasil sementara UKG 2012. Tercatat, nilai rata-rata sementara UKG hanya 44,55, dengan nilai tertinggi 91,12 dan nilai terendah adalah nol. Nilai rata-rata sementara itu diperoleh berdasarkan pengolahan 243.619 data peserta dari 373.415 guru yang telah selesai mengikuti UKG sampai dengan hari ketiga (1/8/2012).

Dengan hasil UKG tersebut, tidak saja menggambarkan akan kompetensi guru namun sekaligus merupakan bukti bahwa  keganjilan di dunia pendidikan di Indonesia adalah bukan sekedar isu semata. Keganjilan tersebut sebenarnya sudah menjadi “rahasia umum”, namun kelihatannya disadari atau tidak hal tersebut sepertinya tidak ada pihak yang benar-benar menganggapnya merupakan hal yang cukup serius, diantaranya adalah:

1. Bila kita kaji hasil UKG tersebut, tidak hanya membuat kita miris namun sekaligus mengherankan. Hal tersebut dikarenakan, bila kita mengacu pada nilai standar kelulusan capaian rata-rata kelulusan di atas 90%, hampir di semua sekolah di Indonesia, sementara gurunya cenderung memperoleh nilai di bawah nilai standar kelulusan.  Apakah memang gurunya yang sungguh mahir dalam mengajar hingga anak didiknya mampu melampaui pengetahuan gurunya?. Hal yang lebih mengherankan lagi, bila dibandingkan seorang guru yang hanya di uji untuk mata pelajaran yang di ampunya saat pelaksanaan UKG, dengan seorang siswa yang harus menguasai beberapa mata pelajaran pada saat UAN dan memperoleh nilai lebih baik, bukankah hal tersebut dapat dikatakan “sungguh ajabi”. Secara akal sehat dapat disimpulkan bahwa hasil UKG kontradiksi antara fakta nilai UKG dengan kenyataan bahwa hampir seluruh siswa “lulus UAN”, bila memang nilai UAN benar-benar hasil usaha dan kemampuan para siswa.

2. Berbagai upaya sudah dilakukan untuk mendongkrak wawasan dan kompetensi para guru dengan cara “memaksa guru” untuk kembali belajar dan meningkatkan kualitas pendidikannya, melalui Undang-Undang RI No 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen Bab IV pasal 8. Pada undang-undang tersebut, jelas dinyatakan bahwa syarat seorang guru harus memenuhi 5  syarat, antara lain memiliki kualifikasi akademik dan memiliki jenjang sarjana s1 atau Diploma IV. Tentunya secara logika akal sehat, dengan penerapan undang-undang ini akan menciptakan suatu perubahan jenjang pendidikan dan tatanan dari proses pembelajaran yang lebih baik, dikarenakan kwalitas dan kualifikasi yang sudah terukur dari para guru. Namun hingga saat ini, perubahan yang dirasakan terhadap peningkatan kwalitas lulusan dunia pendidikan tidak begitu menggembirakan, bahkan cenderung semakin terpuruk. Kondisi tersebut sepertinya bertolak belakang dengan pernyataan “Tingkat Pendidikan seseorang akan mempengaruhi daya pikir dan kompetensinya”, oleh karena  fakta jenjang pendidikan para guru meningkat, namun kenyataanya dengan peningkatan tersebut tidak memberikan pengaruh apa-apa terhadap perkembangan dunia pendidikan.

Bila kita semua mau lebih jujur, saat ini begitu banyak  upaya dari sebahagian guru maupun institusi tertentu untuk melaksanakan kegiatan yang kurang tepat dan terpuji, seperti melakukan plagiat, jual beli ijasah, perkuliahan fiktif, dan lain-lain, yang kesemuannya itu berimbas pada keterpurukan mutu pendidikan dan makna pendidikan itu sendiri.  Sepertinya di dunia pendidikan sendiri, yang seharusnya merupakan rumah bagi pembentukan karakter dan etika, sudah ikut terpuruk dan kehilangan marwahnya sebagai institusi yang dapat menjadi garda terdepan pendidikan. Padahal pendidikan adalah daya upaya untuk memajukan bertumbuhnya budi pekerti (kekuatan batin, karakter), pikiran  (intellect),  dan tubuh anak. Bagian-bagian itu tidak boleh dipisahkan agar kita dapat memajukan kesempurnaan hidup anak-anak kita…” (Ki Hajar Dewantoro).

3. Saat ini lembaga-lembaga yang bergerak di bidang bimbingan belajar sangat pesat sekali. Hal tersebut berdasarkan wawancara KONTAN dengan beberapa pengelola bisnis bimbel menyatakan bahwa prospek bisnis di dunia pendidikan sepertinya masih cerah. Situasi ini bila dilihat dari sudut pertumbuhan keinginan belajar siswa di Indonesia, tentunya sangat positif dan menggembirakan. Namun seiring dengan pesatnya pertumbuhan bimbingan belajar tersebut sekaligus menimbulkan pertanyaan besar.

Adakah guru tidak mampu menyampaikan atau menguasai mata pelajaran yang diampunya? Apakah waktu disekolah terlalu singkat? Bila jawabannya ya mengapa tidak cukup melakukan diskusi kelompok atau bimbingan tambahan dengan guru saja, bukannya memilih bimbingan di tempat lain.  Kondisi secara fakta bahwa jumlah sekolah dan guru senantiasa meningkat, dan diharapkan para siswa mendapatkan pendidikan dan pengajaran di sekolah sebagai tempat pembelajaran utama, namun kenyataanya saat ini banyak orang tua dan siswa bahkan ada sekolah sendiri yang memilih lembaga bimbingan belajar sebagai “tempat pembelajaran utama” bagi siswanya. Sehingga kita layak mempertanyakan apakah guru masih melaksanakan fungsinya sebagai pengajar?

4. Pada APBN 2012 anggaran pendidikan dialokasikan Rp. 286,56 triliun atau sekitar 20,20% dari total APBN Rp 1.418,49 triliun. Secara nominal anggaran ini meningkat dari tahun 2011 yang anggaran pendidikannya mencapai Rp 248,98 triliun atau 20,25 persen dari total APBN Rp. 1.229,56 triliun. Secara angka, anggaran pendidikan dapat dikatakan cukup pantastis, sehingga seharusnya geliat pertumbuhan dan kinerja dunia pendidikan juga turut meningkat pesat. Namun kenyataan yang boleh kita rasakan saat ini, sepertinya perubahan anggaran yang begitu besar sepertinya tidak memberikan dampak apa-apa. Hal tersebut dapat jelas terlihat dari masih rendah sekali kualitas guru, masih banyaknya sekolah yang tidak layak pakai, dan masih banyak lagi persoalan yang terjadi di tubuh dunia pendidikan Indonesia. Apakah hal tersebut tidak menjadi keanehan bagi pemerintah dan seluruh pihak yang terkait dengan pendidikan di Indonesia?
Semua pihak menyadari akan rendahnya kualitas pendidikan di Indonesia baik dari sarana dan prasarana. Melalui berbagai media cetak maupun televisi, dapat secara gamblang kita mengetahui banyaknya sekolah-sekolah khususnya sekolah swasta yang bisa dikatakan sangat tidak layak menyelenggarakan pendidikan. Namun angka berkata lain disaat mayoritas atau dapat dikatakan  90%  sekolah di Indonesia rata-rata mencapai kelulusan siswa diatas 90%. Di satu sisi memang cukup menyenangkan, namun tidakkah itu terlalu naïf untuk meyakini hasil tersebut, dimana kondisi fasilitas dan tenaga pengajar jauh dibawah standar minimum, mampu meluluskan siswa >90%?

Kontradiksi antara fakta dan kenyataan yang terjadi saat ini, merupakan gambaran ketidak jujuran, khususnya ditubuh dunia pendidikan Indonesia. Sehingga  telah menyeret bangsa ini menjadi bangsa yang cenderung tidak jujur. Padahal dasar nilai-nilai yang dikembangkan dalam pendidikan budaya dan karakter bangsa bersumber dari nilai-nilai Agama, Pancasila, Budaya dan Tujuan Pendidikan Nasional.

Dari berbagai fenomena dan kondisi pendidikan saat ini, bangsa Indonesia seharusnya segera berbenah dan menyadari bahwa pendidikan Indonesia sudah jauh terpuruk. Sehingga penerapan nilai-nilai karakter bangsa bukan sekedar pelengkap pendidikan yang dipenuhi secara formalistik-administratif belaka. Tetapi nilai-nilai karakter adalah jiwa, ruh, dasar dan tujuan utama pendidikan nasional seperti yang diungkapkan Ki Hadjar Dewantara. Tak sekedar mencapai prestasi akademik (cerdas otak), tetapi memiliki budi pekerti luhur adalah inti utama pendidikan nasional kita.

Mendengar perkataan yang disampaikan oleh budayawan terkenal Mochtar Lubis yang menyatakan “Salah satu ciri manusia Indonesia yang cukup menonjol ialah hipokritis alias munafik.”, sebenarnya kita harus marah  namun hal tersebut betapapun pahitnya harus kita akui, sebagai sebuah kritikan keras untuk bangsa Indonesia ini berbenah diri dan membangun khususnya memperbaiki potret dunia pendidikan yang lebih berbudaya dan jujur. Sikap ketidak jujuran dan mau menerima kenyataan dari kondisi yang ada, akan memberikan dorongan yang positif untuk melakukan hal yang lebih baik. Sikap yang lebih cenderung “proteksi” terhadap kekurangan dan mengesampingkan kejujuran dan etika akademis menciptakan berbagai fenomena yang bahkan orang awam sekalipun dapat memahaminya sebagai “suatu keanehan”.

Mari kita renungkan kembali nasib bangsa dan negara kita yang secara Geografis merupakan salah satu negara dengan wilayah yang luas, namun masih tetap berada di bawah garis kemiskinan dan keterpurukan, tanpa kesadaran dan kerja  sama serta cinta akan bangsa dan negara maka keterpurukan bangsa ini akan menjadi warisan bagi anak dan cucu kita mendatang.

Sumber : http://edukasi.kompasiana.com/2013/04/09/kontradiksi-antara-fakta-dan-kenyataan-potret-wajah-dunia-pendidikan-indonesia-544536.html
komentar (8) | | Read More...

7 Negara Bekas Jajahan Indonesia

Penulis : Unknown on Selasa, 30 April 2013 | 12.23

Selasa, 30 April 2013

Siapa bilang Indonesia adalah negara budak yang hanya bisa dijajah dan tak bisa menggempur negara lain. Ternyata Indonesia pernah melakukan invasi ke sejumlah negara. Ini beneran invasi perang dengan tentara lho gan, bukan penyerbuan TKI ke negeri asing . Ya udah langsung aja deh, ini nih 7 Negara Yang Pernah Diinvasi Indonesia.

1. Timor Leste
Operasi Seroja adalah sandi untuk invasi Indonesia ke Timor Timur yang dimulai pada tanggal 7 Desember 1975. Pihak Indonesia menyerbu Timor Timur karena adanya desakan Amerika Serikat dan Australia yang menginginkan agar Fretilin yang berpaham komunisme tidak berkuasa di Timor Timur. Selain itu, serbuan Indonesia ke Timor Timur juga karena adanya kehendak dari sebagian rakyat Timor Timur yang ingin bersatu dengan Indonesia atas alasan etnik dan sejarah.

2. Papua Barat
Operasi Trikora, juga disebut Pembebasan Irian Barat, adalah konflik 2 tahun yang dilancarkan Indonesia untuk menggabungkan wilayah Papua bagian barat. Pada tanggal 19 Desember 1961, Soekarno (Presiden Indonesia) mengumumkan pelaksanaan Trikora di Alun-alun Utara Yogyakarta. Soekarno juga membentuk Komando Mandala. Mayor Jenderal Soeharto diangkat sebagai panglima. Tugas komando ini adalah merencanakan, mempersiapkan, dan menyelenggarakan operasi militer untuk menggabungkan Papua bagian barat dengan Indonesia.

3. Malaysia
Pada 20 Januari 1963, Menteri Luar Negeri Indonesia Soebandrio mengumumkan bahwa Indonesia mengambil sikap bermusuhan terhadap Malaysia. Pada 12 April, sukarelawan Indonesia (sepertinya pasukan militer tidak resmi) mulai memasuki Sarawak dan Sabah untuk menyebar propaganda dan melaksanakan penyerangan dan sabotase. Tanggal 3 Mei 1963 di sebuah rapat raksasa yang digelar di Jakarta, Presiden Sukarno mengumumkan perintah Dwi Komando Rakyat (Dwikora) yang isinya: Pertinggi ketahanan revolusi Indonesia, Bantu perjuangan revolusioner rakyat Malaya, Singapura, Sarawak dan Sabah, untuk menghancurkan Malaysia

4. Malaka
Sejak tahun 1509, Pati Unus, raja Demak, sudah merancang rencana untuk menguasai Malaka. Saat itu Malaka berada di bawah kekuasaan Kesultanan Malaka. Dengan kata lain, perlu dicatat bahwa serangan Demak ke Malaka jelas bukanlah sebuah serangan anti-kekuasaan asing, tetapi sebuah invasi imperialis. Tahun 1511, Alfonso D’Alburquerque, Laksamana armada Portugis, mendahului Pati Unus dengan menaklukkan Malaka. Sultan Malaka Mahmud Syah melarikan diri ke Bintan.

5. Singapura
 Usman lahir di Purbalingga, Banyumas, Jawa Tengah (1943). Harun lahir di P Bawean, Surabaya (1947). Kedua-duanya nama samaran untuk tugas sebagai sukarelawan menyusup ke Singapura, melakukan tugas sabotase dalam rangka Dwikora (Dwi Komando Rakyat). Pada waktu itu RI terlibat konfrontasi dengan Malaysia dan Singapura. Usman dan Harun tergabung dalam tim sabotir. Pada 8 Maret 1965 malam, berbekal 12,5 kg bahan peledak mereka bertolak dengan perahu karet dari P Sambu. Mereka dapat menentukan sendiri sasaran yang dikehendaki.

Maka setelah melakukan serangkaian pengintaian, pada suatu tengah malam terjadi ledakan di sebuah bangunan Mc Donald di Orchard Road. Tiga orang tewas dan sejumlah lainnya luka.

 6. Indochina (Kamboja dan Vietnam) & 7. Siam (Thailand)
Dari catatan sejarah dan bukti arkeologi, pada abad ke-9 Sriwijaya telah melakukan invasi dan kolonisasi di hampir seluruh kerajaan-kerajaan Asia Tenggara, antara lain: Sumatera, Jawa, Semenanjung Malaya, Thailand, Kamboja, Vietnam, dan Filipina. Dominasi atas Selat Malaka dan Selat Sunda, menjadikan Sriwijaya sebagai pengendali rute perdagangan rempah dan perdagangan lokal yang mengenakan biaya atas setiap kapal yang lewat. Sriwijaya mengakumulasi kekayaannya sebagai pelabuhan dan gudang perdagangan yang melayani pasar Tiongkok, dan India.

Sumber : tribium.blogspot.com

komentar (7) | | Read More...

5 Ahli Paling Dicari di Indonesia

Penulis : Unknown on Minggu, 21 April 2013 | 08.02

Minggu, 21 April 2013

Tenaga kerja terdidik semakin dicari di Indonesia. Terbukti, dari catatan Badan Pusat Statistik (BPS) jumlah pekerja terampil dengan pendidikan tinggi meningkat, dari 8,8 juta orang (8,04 persen) pada Agustus 2011 menjadi 10,0 juta orang (8,98 persen) pada Agustus 2012.

Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) memprediksi permintaan tenaga kerja terampil Tanah Air bakal terus meningkat, terutama saat ASEAN Economic Community resmi dilansir dua tahun mendatang.

Nantinya, akan ada sertifikasi keterampilan kerja tingkat regional sehingga tenaga kerja terdidik bisa mencari pekerjaan di seluruh negara anggota ASEAN.

Sebelum masa itu tiba, tenaga kerja terampil, terutama mereka yang menempuh pendidikan sekolah menengah kejuruan, diploma, dan strata satu, harus meningkatkan kemampuan teknisnya.

Tentu hal ini mendorong perlunya kepandaian memilah keterampilan kerja apa saja yang banyak diserap oleh lapangan di masa mendatang agar pengalaman kerja bisa diperoleh lebih cepat.

Direktur Jenderal Pembinaan, Pelatihan, dan Produktivitas Kemenakertrans Abdul Wahab Bangkona saat diwawancarai merdeka.com di ajang ASEAN Skills Competition di Jakarta Convention Center, Senayan, Jumat (16/11), menyatakan ada 22 jenis bidang kerja yang cukup populer di Indonesia.

Dari puluhan jenis itu, masih dapat disaring lagi lima bidang keterampilan yang permintaan tenaga kerjanya akan sangat tinggi hingga beberapa tahun ke depan.

Berikut lima keterampilan kerja paling dicari di Tanah Air versi Kemenakertrans:

1. Ahli konstruksi

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas Kemenakertrans Abdul Wahab Bangkona menyatakan pekerja terampil yang mendesak dibutuhkan industri dalam negeri adalah mereka yang memiliki kemampuan di bidang konstruksi. Dia beralasan Indonesia masih dalam fase pembangunan, sehingga akan selalu ada proyek infrastruktur di seluruh Tanah Air.

Dengan rencana anggaran mencapai Rp 200 triliun pada APBN-P tahun depan, sektor pembangunan infrastruktur masih menjadi primadona dalam menyerap tenaga kerja di Indonesia. Sehingga Abdul Wahab menyarankan generasi muda menggeluti dan memperdalam keterampilan di bidang konstruksi.

“Tenaga kerja terampil kita di Indonesia dari sisi pembiayaan itu terbesar terserap ke infrastruktur. Keterampilan tiling (konstruksi dinding dan lantai), cabinet filing (produksi lemari), bricklaying (penyusunan batu bata), serta kelistrikan, itu semua terpakai di sektor infrastruktur,” ungkapnya.
2. Ahli rekayasa perangkat lunak

Di urutan kedua, Abdul Wahab menyoroti kebutuhan tenaga kerja terampil yang sangat tinggi di bidang teknologi informasi (TI). Terutama pekerja yang mampu membuat perangkat lunak bisnis dan administrasi.

“Bidang TI ini juga menguasai perkantoran sekarang. Semua kantor sekarang dikelola TI, mulai dari perbankan, kantor pemerintah, kantor swasta, semua berbasis TI. Sehingga pekerja terampil di sektor ini masih akan sangat dibutuhkan, bahkan di level Asia Tenggara,” paparnya.

Dari Catatan BPS, Sektor Transportasi, Pergudangan dan Komunikasi yang di dalamnya meliputi jumlah tenaga kerja TI, menyerap 80.000 orang dari Januari sampai Agustus 2012. Angka itu bakal meningkat karena banyak pekerja TI masih dikategorikan bekerja di sektor non-formal dan tidak tercatat dalam sensus BPS.

3. Ahli komputerisasi industri

Meski proporsi serapan tenaga kerjanya belum terlalu besar, namun kebutuhan di bidang otomatisasi industri atau ahli komputerisasi industri, akan semakin meningkat beberapa tahun ke depan.

Karena itu, Abdul Wahab tidak segan mendorong pelajar mendalami bidang keilmuan mekatronika. Rupanya tidak hanya belajar soal robot, ilmu ini merancang hampir seluruh teknologi yang dapat menggantikan pekerjaan tenaga kerja manusia, seperti lengan buatan untuk pabrik otomotif sampai mesin ATM.

“Otomatisasi industri itu teknologi masa depan, contohnya sekarang jalan tol tidak pakai uang tunai lagi (untuk membayarnya). Akan banyak industri menerapkan sistem seperti itu,” ujar Abdul Wahab memprediksi.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik sepanjang tahun ini, sektor industri dalam negeri menyerap 830.000 pekerja baru.

4. Jasa perhotelan

BPS mencatat tingkat hunian hotel dari 20 provinsi di Indonesia per September 2012 mencapai 52,96 persen, meningkat 1,21 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Sektor Perdagangan, Hotel, dan Restoran sepanjang tahun ini juga tumbuh 1,79 persen.

Jumlah itu bakal terus meningkat di masa mendatang lantaran pemerintah sedang menggalakkan sektor pariwisata sebagai sumber pendapatan baru. Bisa dibilang tenaga perhotelan, mulai dari tenaga teknis pelayanan kamar sampai juru masak sedang tinggi permintaannya dalam beberapa waktu ke depan.

Abdul Wahab mengaku peningkatan sumber daya manusia di bidang jasa, terutama perhotelan sedang menjadi fokus Kemenakertrans. Itu sebabnya pihaknya sedang menjalin kerja sama dengan industri di luar negeri untuk memberi pelatihan tenaga kerja asal Tanah Air agar memiliki pengetahuan mengenai standar kerja dunia perhotelan.

“(Keterampilan perhotelan) memang unggulan, baik untuk pemenuhan pasar domestik maupun dunia. Kita beberapa kali kirim anak-anak (SMK) ke hotel-hotel di Australia, intensif training selama empat bulan, mereka bisa memenuhi standar kerja luar negeri,” ungkapnya.

Kebutuhan tenaga kerja dengan keterampilan perhotelan nantinya tidak akan terkonsentrasi di Pulau Jawa. Terbukti dari data BPS, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) tertinggi tahun ini terdapat di Jambi dengan 11,77 poin, Kalimantan Timur 9,64 poin, dan Kalimantan Barat 7,61 poin.

5. Ahli pengolahan ikan

Sektor industri pengolahan, meliputi sektor perikanan, pada triwulan III 2012 menyumbang Rp 506,6 triliun, mencapai 23,87 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Menurut Abdul Wahab, bidang pengolahan produk nilai tambah perikanan berpotensi menyerap tenaga kerja terdidik.Â

“Potensinya besar, karena untuk mencukupi kebutuhan pasar domestik saja sudah memadai untuk menghidupkan industri pengolahan ikan tanah air,” ujarnya.

Keterampilan teknis di bidang pengolahan ikan misalnya membuat produk bernilai tambah dengan bahan ikan, seperti terasi atau ikan kalengan. Namun Abdul Wahab mengakui kelemahan industri perikanan adalah belum optimalnya dukungan pemerintah memasarkan produk hasil laut bernilai tambah, terutama produksi Luar Jawa.

“Resources kita melimpah untuk tenaga terampil, namun sektor perikanan ini belum tergarap memang. Di luar Jawa output dari industri pengolahan harus dipasarkan dengan bantuan pemerintah,” paparnya.

Sumber : okeone.com

komentar | | Read More...

8 Goyang Aneh yang Ada di Indonesia

Penulis : Unknown on Selasa, 09 April 2013 | 06.51

Selasa, 09 April 2013

 Dangdut telah dianggap sebagai musik asli dari Indonesia. Musik yang kerap dianggap sebagai musik kaum marginal ini juga diidentikkan dengan goyangan hot.
Kini seiring perkembangannya banyak goyangan-goyangan hot yang menjadi populer di masyarakat. Kepopuleran goyangan ini juga didukung dengan pemberian nama unik dan mudah diingat.

Ingin tahu goyangan apa saja yang hot dan memiliki nama unik? Silahkan simak ulasannya sebagai berikut.

1. GOYANG NGEBOR
Nama Goyang Ngebormungkin sudah akrab di telinga kita. Hampir sebagian besar masyarakat dan media dikejutkan dengan kehebohan goyangan ini. Namun di sisi lain kontroversial goyangan ini justru semakin membuatnya kian populer.
Tak hanya nama goyangan saja yang populer tapi sang pemilik goyangan, nama penyanyi dangdut Inul Daratista juga melejit. Bahkan namanya sempat disebut sebagai ikon baru musik dangdut tanah air.
Goyangan Ngeborsendiri merupakan goyangan dangdut dengan gaya layaknya mesin bor. Goyangan ini bertumpu pada bagian pantat yang meliuk-liuk dari atas ke bawah. Kemudian dilengkapi dengan kedua tangan yang ditekuk di depan dada dan bergerak seirama dengan goyangan pada bagian pantat kian membuat goyangan ini menjadi aduhai.

2. GOYANG NGECOR
Kalau sebelumnya ada Goyang Ngebor, sekarang ada Goyang Ngecor. Goyang Ngecor ini dipopulerkan oleh penyanyi dangdut Uut Permatasari. Berkat Goyangan ini namanya menjadi dikenal di masyarakat, khususnya masyarakat pecinta musik dangdut.
Goyangan Ngecor ini seperti halnya Goyang Ngebor yang mengandalkan pantat sebagai daya tarik utama. Hanya saja bedanya Goyang Ngecormenggunakan satu kaki sambil berputar-putar. Sepertinya goyangan ini dapat dijadikan latihan untuk.

3. GOYANG PATAH PATAH
Goyang Patah Patah ini menjadi julukan penyanyi dangdut Annisa Bahar. Keluarga Bahar agaknya sudah tak asing lagi di dunia musik dangdut tanah air.
Sama halnya goyangan dangdut yang lain Goyangan Patah Patahjuga mengandalkan pantat seksi. Perbedaannya terdapat pada cara melakukan goyangan saja. Goyangan ini dilakukan dengan ritme lambat mengikuti arah jarum jam.

4. GOYANG GERGAJI
Siapa tak tahu dengan nama Dewi Perssik atau yang akrab dipanggil Depe? Yap! penyanyi dangdut seksi inilah yang mempopulerkan Goyang Gergaji. Goyang Gergajiini dilakukan layaknya gaya orang yang sedang menggunakan alat gergaji.
Goyangan ini semakin kontroversial ketika Depe melakukan aksi berani bergoyang gergaji di atas meja atau bahkan dengan naik tiang penyangga panggung saat ia pentas.
Tapi rupanya demam Goyang Gergaji ini tak hanya dialami oleh masyarakat pecinta dangdut saja, M. Fachrudin salah satu pemain Arema ini juga kerap melakukan Goyang Gergaji ketika selebrasi setelah mencetak gol di gawang musuh.

5. GOYANG ITIK
Goyang Itik baru baru ini menghebohkan masyarakat. Pasalnya goyangan ini dipopulerkan oleh penyanyi dangdut pendatang baru yang memiliki pinggul seksi, Zaskia Shinta.
Namun goyangan yang mengandalkan pinggul ini beberapa waktu lalu menuai kontroversi karena dianggap menjiplak Goyang Bebek yang dimiliki oleh De Mocca. Terlepas dari kontroversinya, Berkat paras cantik Zaskia membuat Goyang Itikmasih memiliki popularitas tinggi di masyarakat.

6. GOYANG BEBEK
Goyang Bebek, kedengarannya lucu dan cukup unik ya. Goyang Bebek ini dipopulerkan oleh duo penyanyi dangdut De Mocca. Goyangan Bebek sebenarnya hampir sama persis dengan Goyang Itik yang dimiliki oleh Zaskia. Hanya saja pada Goyangan Bebek ini dilakukan oleh dua orang secara bersama-sama.
Goyangan Bebekjuga dilakukan dengan cara menggoyang-goyangkan pinggul ke kanan dan ke kiri dengan posisi tegak dan agak sedikit menungging.

7. GOYANG PINGUIN
Kalau tadi sudah dibahas tentang Goyang itik dan Goyang Bebek, sekarang ada Goyang Pinguin. Goyangan ini dipopulerkan oleh grup dangdut Walang Sangit.
Duo Walang Sangit sendiri sebenarnya sudah dikenal ketika mengikuti kontes MAMAMIA di salah satu televisi swasta. Goyangan menirukan layaknya pinguin yang sedang berjalan. kalau ditirukan goyangan ini malah cenderung lucu sih.

8. GOYANG UGET UGET
Nah! goyangan apalagi ini? Goyang Uget Uget ini dipopulerkan oleh DJ cantik AY Claudia tau yang lebih dikenal dengan nama DJ Ayunia. Goyangan ini mulai marak dibicarakan pada akhir tahun 2012 lalu, ketika DJ Ayunia merilis single Lekong yang mengusung genre musik dangdut.
Goyang Uget Uget ini dilakukan seperti layaknya cara berjalan ulat bulu yang meliuk liuk. Namun sayangnya sejauh ini Goyang Uget Uget belum dapat dilihat melalui situs youtube.

Sumber : infounikdananeh.blogspot.com
komentar | | Read More...

8 Kasus Paling Misterius di Indonesia

Penulis : Unknown on Minggu, 31 Maret 2013 | 08.36

Minggu, 31 Maret 2013

Tidak hanya di luar negeri terjadi kasus orang hilang atau pun peristiwa yang tetap menjadi misteri baik itu motif, atau pun siapa pelaku atas berbagai kasus-kasus yang menjadi misteri dan tak terpecahkan (sengaja ditutupi) hingga kini. Berikut dibawah ini adalah beberapa kasus besar di Indonesia yang hingga kini tetap masih menjadi misteri dan belum tuntas penyelesaiannya baik secara hukum maupun keberadaan fisik ataupun siapa pelaku sebenarnya.

1. Kasus Sum Kuning (1970)
Ini adalah kasus getir dan pahit dari seorang gadis muda bernama Sumarijem seorang gadis muda dari kelas bawah seorang penjual telur dari Godean Yogyakarta yang (maaf) diperkosa oleh segerombolan anak pejabat dan orang terpandang di kota Yogyakarta kala itu.Kasus ini merebak menjadi berita besar ketika pihak penegak hukum terkesan mengalami kesulitan untuk membongkar kasusnya hingga tuntas. Pertama-tama Sum Kuning disuap agar tidak melaporkan kasus ini kepada polisi. Belakangan oleh polisi tuduhan Sum Kuning dinyatakan sebagai dusta. Seorang pedagang bakso keliling dijadikan kambing hitam dan dipaksa mengaku sebagai pelakunya. Tanggal 18 September 1970 Sumarijem yang saat itu berusia 18 tahun tengah menanti bus di pinggir jalan dan tiba-tiba diseret masuk kedalam sebuah mobil oleh beberapa pria, didalam mobil Sumarijem (Sum Kuning) diberi bius (Eter) hingga tak sadarkan diri, Ia dibawa ke sebuah rumah di daerah Klaten dan diperkosa bergilir hingga tak sadarkan diri. Kasus ini cukup pelik karena menurut Jendral Pur Hoegeng mantan Kapolri bahwa para pelaku pemerkosaan adalah anak-anak pejabat dan salah seorang diantaranya adalah anak seorang pahlawan revolusi (Hoegeng-Oase menyejukkan di tengah perilaku koruptif para pemimpin bangsa, penerbit Bentang). Dalam bukunya juga disebutkan bahwa Sum Kuning ditinggalkan ditepi jalan, Gadis malang ini pun melapor ke polisi. Bukannya dibantu, Sum malah dijadikan tersangka dengan tuduhan membuat laporan palsu. Dalam pengakuannya kepada wartawan, Sum mengaku disuruh mengakui cerita yang berbeda dari versi sebelumnya. Dia diancam akan disetrum jika tidak mau menurut. Sum pun disuruh membuka pakaiannya, dengan alasan polisi mencari tanda palu arit di tubuh wanita malang itu.Karena melibatkan anak-anak pejabat yang berpengaruh, Sum malah dituding anggota Gerwani. Saat itu memang masa-masanya pemerintah Soeharto gencar menangkapi anggota PKI dan underbouw-nya, termasuk Gerwani.Kasus Sum disidangkan di Pengadilan Negeri Yogyakarta. Sidang perdana yang ganjil ini tertutup untuk wartawan. Belakangan polisi menghadirkan penjual bakso bernama Trimo. Trimo disebut sebagai pemerkosa Sum. Dalam persidangan Trimo menolak mentah-mentah. Jaksa menuntut Sum penjara tiga bulan dan satu tahun percobaan. Tapi majelis hakim menolak tuntutan itu. Dalam putusan, Hakim Ketua Lamijah Moeljarto menyatakan Sum tak terbukti memberikan keterangan palsu. Karena itu Sum harus dibebaskan.Dalam putusan hakim dibeberkan pula nestapa Sum selama ditahan polisi. Dianiaya, tak diberi obat saat sakit dan dipaksa mengakui berhubungan badan dengan Trimo, sang penjual bakso. Hakim juga membeberkan Trimo dianiaya saat diperiksa polisi. Hoegeng terus memantau perkembangan kasus ini. Sehari setelah vonis bebas Sum, Hoegeng memanggil Komandan Polisi Yogyakarta AKBP Indrajoto dan Kapolda Jawa Tengah Kombes Suswono. Hoegeng lalu memerintahkan Komandan Jenderal Komando Reserse Katik Suroso mencari siapa saja yang memiliki fakta soal pemerkosaan Sum Kuning."Perlu diketahui bahwa kita tidak gentar menghadapi orang-orang gede siapa pun. Kita hanya takut kepada Tuhan Yang Maha Esa. Jadi kalau salah tetap kita tindak," tegas Hoegeng.Hoegeng membentuk tim khusus untuk menangani kasus ini. Namanya 'Tim Pemeriksa Sum Kuning', dibentuk Januari 1971. Kasus Sum Kuning terus membesar seperti bola salju. Sejumlah pejabat polisi dan Yogyakarta yang anaknya disebut terlibat, membantah lewat media massa.Belakangan Presiden Soeharto sampai turun tangan menghentikan kasus Sum Kuning. Dalam pertemuan di istana, Soeharto memerintahkan kasus ini ditangani oleh Team pemeriksa Pusat Kopkamtib. Hal ini dinilai luar biasa. Kopkamtib adalah lembaga negara yang menangani masalah politik luar biasa. Masalah keamanan yang dianggap membahayakan negara. Kenapa kasus perkosaan ini sampai ditangani Kopkamtib?? Dalam kasus persidangan perkosaan Sum, polisi kemudian mengumumkan pemerkosa Sum berjumlah 10 orang. Semuanya anak orang biasa, bukan anak penggede alias pejabat negara. Para terdakwa pemerkosa Sum membantah keras melakukan pemerkosaan ini. Mereka bersumpah rela mati jika benar memerkosa. Kapolri Hoegeng sadar. Ada kekuatan besar untuk membuat kasus ini menjadi bias. Tanggal 2 Oktober 1971, Hoegeng dipensiunkan sebagai Kapolri. Beberapa pihak menilai Hoegeng sengaja dipensiunkan untuk menutup kasus ini. Sum sendiri kemudian bekerja di Rumah Sakit Tentara di Semarang. Dia kemudian menikah dengan seorang pria yang sudah dikenalnya saat masih dirawat. Tapi siapakah pelaku pemerkosaan sebenarnya dari Sum Kuning masih menjadi tanda tanya besar sampai saat ini sebab baik Sum Kuning tetap pada pendiriannya bahwa pemerkosanya adalah sekumpulan anak pejabat maupun 10 pemuda anak orang biasa yang diajukan ke pengadilan dan membantah habis-habisan tuduhan yang diajukan kepada mereka dan dijadikan sebagai kambing hitam untuk menutupi para pelaku sebenarnya.

2. Menghilangnya 13 Aktifis menjelang Reformasi
Menjelang Reformasi di tahun 1998 ada sekitar 13 orang aktivis yang diculik paksa oleh militer dan hingga kini keberadaan mereka masih menjadi misteri, jika mereka sudah meninggal dimanakah mereka dikuburkan dan alasan apa yang menyebabkan sehingga militer menculik ke-13 orang aktivis ini. Mereka adalah Yanni Afri, Sonny, Herman Hendrawan, Dedy Umar, Noval Alkatiri, Ismail, Suyat, Ucok Munandar Siahaan, Petrus Bima Anugerah, Widji Tukul, Hendra Hambali, Yadin Muhidin dan Abdun Nasser. Pasukan Kopassus dari tim mawar dianggap bertanggung jawab atas peristiwa menghilangnya ke-13 aktivis tersebut dimana ada 24 orang yang diculik namun 9 orang berhasil bebas yakni Aan Rusdiyanto, Andi Arief, Desmon J Mahesa, Faisol Reza, Haryanto Taslam, Mugiyanto, Nezar Patria, Pius Lustrilanang dan Raharja Waluya Jati. Sementara 1 orang lagi yakni Leonardus Nugroho (Gilang) yang sempat dinyatakan hilang lalu 3 hari kemudian ditemukan telah meninggal dunia di Magetan dengan luka tembak dikepalanya. Karena kasus ini sempat membuat heboh di tahun 1998 dan atas desakan berbagai pihak didalam maupun luar negri pada tanggal 3 Agustus 1998 Panglima ABRI saat itu, Jend Wiranto membentuk Dewan Kehormatan Perwira yang diketuai oleh Jend TNI Soebagyo HS yang saat itu menjabat sebagai KSAD, dan wakil ketua terdiri dari Let Jen TNI Fahrur Razi (Kasum ABRI), Let Jen Yusuf Kartanegara (Irjen Dephankam) dan anggota yang terdiri dari : Let Jen Soesilo Bambang Yudhoyono yang kini menjadi Presiden RI (Kassospol ABRI), Let Jen Agum Gumelar (Gubernur Lemhanas), Let Jen Djamiri Chaniago (Pangkostrad) dan Laksdya Achmad Sutjipto (Danjen AKABRI). Pada tanggal 24 Agustus 1998 Letnan Jendral Prabowo Subianto selaku Panglima Komando Cadangan Strategis (Pangkostrad) diberhentikan dari dinas kemiliteran. Menindaklanjuti keputusan dari Menteri Pertahana/Panglima ABRI Jendral Wiranto, dilakukan penyelidikan oleh PUSPOM ABRI dan selanjutnya diketahui bahwa tim mawar dari Kopassus diduga bertanggung jawab terhadap kasus penculikan dan penghilangan secara paksa para aktivis 1998 tersebut. 11 anggota Kopassus diadili secara militer namun KONTRAS dalam siaran pers nya menyebutkan :"Proses peradilan terhadap 11 anggota Kopassus terdakwa penculikan itu tidak lebih hanya sebuah rekayasa hukum untuk memutus pertanggung jawaban Letnan Jendral Prabowo Subianto yang sebenarnya paling bertanggung jawab atas operasi ini. Hal tersebut jelas bertolak belakang dengan hasil pemeriksaan DKP yang membuktikan bahwa Letjen Prabowo lah yang bertanggung jawab atas penculikan itu, karena itulah akhirnya ia dipensiunkan. Jadi secara keseluruhan kami berkesimpulan bahwa persidangan itu tidak lebih dari sebuah pertunjukan dagelan yang tidak lucu. Oleh sebab itu KontraS bersama keluarga korban tetap menuntut Letjen Prabowo Subianto, Mayjen Muchdi PR serta Kolonel Chairawan segera diseret ke pengadilan sebagai pihak yang paling bertanggung jawab atas kasus penculikan ini”
 Pembacaan putusan pengadilan Mahkamah Militer Tinggi (Mahmilti) II Jakarta dengan nomor perkara PUT. 25 – 16 / K- AD / MMT – II/ IV/ 1999. Isi dari keputusan pengadilan menyatakan ; No Nama Terdakwa Vonis / Hukuman 1 Mayor (Inf) Bambang Kristiono 22 bulan / dipecat, 2 Kapten (Inf) F.S Multhazar 20 bulan / dipecat, 3 Kapten (Inf) Nugroho Sulistyo 20 bulan / dipecat, 4 Kapten (Inf) Yulius Stevanus 20 bulan / dipecat, 5 Kapten (Inf) Untung Budi Harto 20 bulan / dipecat, 6 Kapten (Inf) Dadang Hendra Yuda 16 bulan / dipecat, 7 Kapten (Inf) Djaka Budi Utama 16 bulan / dipecat, 8 Kapten (Inf) Fauka Noor Farid 16 bulan / dipecat, 9 Sersan Kepala Sunaryo 12 bulan / dipecat, 10 Sersan Kepala Sigit Sugianto 12 bulan / dipecat, 11 Sersan Satu Sukadi 12 bulan / dipecat Namun proses pengadilan tersebut tetap saja tidak memberikan kepastian dimanakah mereka menahan para aktivis tersebut dan jika sudah meninggal dimanakah mereka menguburkan atau membuang mayat ke-13 aktivis yang hilang tersebut.

3. Penembak Misterius (Petrus) 1982-1985.
Petrus atau juga dikenal sebagai operasi clurit dianggap oleh banyak orang sebagai sebuah operasi rahasia dimasa pemerintahan Orde Baru untuk menghabisi para Gali (Gabungan anak liar) dan Preman yang dianggap meresahkan dan mengganggu keamanan dan ketentraman masyarakat kala itu. Hingga kini para pelaku Petrus tidak pernah tertangkap dan tidak jelas siapa pelakunya. Kemungkinan besar adanya operasi ini karena instruksi dari Presiden Soeharto di tahun 1982 saat memberikan penghargaan kepada Kapolda Metro Jaya, Anton Soedjarwo atas keberhasilannya membongkar kasus perampokan yang meresahkan masyarakat, lalu ditahun yang sama Soeharto kembali meminta Polisi dan ABRI dihadapan RAPIM ABRI untuk mengambil langkah pemberantasan yang efektif dalam menekan angka kriminalitas.Karena permintaan atau perintah Soeharto disampaikan pada acara kenegaraan yang istimewa, sambutan yang dilaksanakan oleh petinggi aparat keamanan pun sangat serius. Permintaan Soeharto itu sontak disambut oleh Pangkopkamtib Laksamana Soedomo melalui rapat koordinasi bersama Pangdam Jaya, Kapolri, Kapolda Metro Jaya dan Wagub DKI Jakarta yang berlangsung di Markas Kodam Metro Jaya 19 Januari 1983. Dalam rapat yang membahas tentang keamanan di ibukota itu kemudian diputuskan untuk melaksanakan operasi untuk menumpas kejahatan bersandi Operasi Celurit di Jakarta dan sekitarnya. Operasi Celurit itu selanjutnya diikuti oleh Polri/ABRI di masing-masing kota serta provinsi lainnya. Para korban Operasi Celurit pun mulai berjatuhan. Petrus pada awalnya beraksi secara rahasia namun lambat laun aksi mereka seperti sebuah teror menakutkan bagi para bromocorah dan preman di kota-kota besar,  pada tahun 1983 berhasil menumbangkan 532 orang yang dituduh sebagai pelaku kriminal. Dari semua korban yang terbunuh, 367 orang di antaranya tewas akibat luka tembakan. Tahun 1984 korban Petrus (Penembak Misterius) yang tewas sebanyak 107 orang, tapi hanya 15 orang yang tewas oleh tembakan. Sementara tahun 1985, tercatat 74 korban Petrus (Penembak Misterius) tewas dan 28 di antaranya tewas karena tembakan. Secara umum para korban Petrus saat ditemukan dalam kondisi tangan dan leher terikat. Kebanyakan korban dimasukkan ke dalam karung dan ditinggal di tepi jalan, di depan rumah, dibuang ke sungai, hutan-hutan, dan kebun. Yang pasti pelaku Petrus terkesan tidak mau bersusah-susah membuang korbannya karena bila mudah ditemukan efek shock therapy yang disampaikan akan lebih efektif. Sedangkan pola pengambilan para korban kebanyakan diculik oleh orang tak dikenal atau dijemput aparat keamanan. Akibat berita yang demikian gencar mengenai Petrus yang berhasil membereskan ratusan penjahat, para petinggi negara pun akhirnya berkomentar.ketika berita serupa hampir tiap hari muncul di seantero Jakarta dan massa mulai membicarakan masalah penembakan misterius, Benny Moerdani sebagai Panglima Kopkamtib seusai menghadap Presiden Soeharto lalu memberi pernyataan kepada pers bahwa penembakan gelap yang terjadi mungkin timbul akibat perkelahiaan antar geng bandit. “Seiauh ini belum pernah ada perintah tembak di tempat bagi peniahat yang ditangkap” komentar Benny. Dan tak ada seorang pun wartawan yang saat itu berani melaniutkan pertanyaan kepada jenderal yang dikenal sangat tegas dan garang itu. Kepala Bakin saat itu, Yoga Soegama juga memberikan pernyataan yang bernada enteng bahwa masyarakat tak perlu mempersoalkan para penjahat yang mati secara misterius. Tapi pernyataan yang dilontarkan man-tan Wapres H. Adam Malik justru bertolak belakang sehingga membuat kasus penembakan misterius tetap merupakan peristiwa serius dan harus diperhatikan oleh pemerintah RI yang selalu menjunjung tinggi hukum. “Jangan mentangmentang penjahat dekil langsung ditembak, bila perlu diadili hari ini langsung besoknya dieksekusi mati. Jadi syarat sebagai negara hukum sudah terpenuhi,” kecam Adam Malik sambil menekankan, “Setiap usaha yang bertentangan dengan hukum akan membawa negara ini pada kehancuran.” Tindakan tegas para Penembak Misterius (Petrus) pada akhirnya memang menyulut pro dan kontra. Pendapat yang pro, Petrus pantas diterapkan kepada target yang memang jelas-jelas penjahat. Sebaliknya pendapat yang kontra menyatakan keberatannya jika sasaran Petrus hanya penjahat kelas teri atau mereka yang hanya memiliki tato tapi bukan penjahat beneran. Pendapat atau komentar yang cukup kontroversial adalah yang dikemukakan oleh Menteri Luar Negeri Belanda, Hans van den Broek, yang secara kebetulan sedang berkunjung ke Jakarta pada awal Januari tahun 1984. Setelah bertemu dengan Menlu Mochtar Kusumaatmadja, Broek secara mengejutkan berharap bahwa pembunuhan yang telah mejnakan korban jiwa sebanyak 3.000 orang itu pada waktu mendatang diakhiri dan Indonesia juga diharapkan dapat melaksanakan konstitusi dengan tertib hukum. Menlu Mochtar sendiri menjawab bahwa peristiwa pembunuhan misterius itu terjadi akibat meningkatnya angka kejahatan yang mendekati tingkat terorisme sehingga masyarakat merasa tidak aman dan main hakim sendiri. Atas pernyataan Menlu Belanda itu, Benny yang merasa kebakaran jenggot sekali lagi harus tampil untuk meluruskan tuduhan tadi. Ia kembali menegaskan bahwa pembunuhan yang terjadi karena perkelahian antar geng. “Ada orang-orang yang mati dengan luka peluru, tetapi itu akibat melawan petugas. Yang berbuat itu bukan pemerintah. Pembunuhan itu bukan kebijaksanaan pemerintah,” tegasnya. Namun persoalan penembakan itu akhirnya tidak lagi misterius meskipun para pelakunya hingga saat ini tetap misterius dan tidak terungkap. Beberapa tahun kemudian Presiden Soeharto justru memberikan uraian tentang latar belakang permasalahannya dimana ia mengatakan Tindakan keamanan tersebut memang terpaksa dilakukan sesudah aksi kejahatan yang terjadi di kota-kota besar Indonesia semakin brutal dan makin meluas. Seperti tertulis dalam bukunya Benny Moerdani hal 512-513 Pak Harto berujar : “Dengan sendirinya kita harus mengadakan treatment therapy, tindakan yang tegas. Tindakan tegas bagaimana? Ya harus dengan kekerasan. Tetapi kekerasan itu bukan lantas dengan tembakan, dor-dor! Begitu saja. Bukan! Tetapi yang melawan, ya mau tidak mau harus ditembak. Karena melawan, maka mereka ditembak. Lalu ada yang mayatnya ditinggalkan begitu saja. Itu untuk shock therapy, terapi goncangan. Supaya orang banyak mengerti bahwa terhadap perbuatan jahat masih ada yang bisa bertindak dan mengatasinya. Tindakan itu dilakukan supaya bisa menumpas semua kejahatan yang sudah melampui batas perikemanusiaan. Maka kemudian redalah kejahatan-kejahatan yang menjijikkan itu” Namun jika para petinggi militer maupun presiden sendiri menyatakan bahwa penembakan terhadap para preman karena melawan saat hendak ditangkap bagaimana Moerdani menjelaskan para korban Penembakan Misterius yang ditemukan dalam goni-goni dengan tangan terikat atau yang dihanyutkan di sungai? atas kordinasi siapakah para Penembak Misterius itu menjalankan perintah?

4. Kasus Kematian Peragawati Terkenal Dietje
Diera tahun 1980an ada seorang peragawati ternama yang cantik bernama Dietje yang bernama lengkap Dietje (Dice) Budimulyono/Dice Budiarsih, ia tewas dibunuh dengan tembakan berulang kali oleh seorang yang ahli dalam menembak kemudian mayat nya dibuang disebuah kebun karet dibilangan kalibata yang sekarang menjadi komplek perumahan DPR. Setelah kasus tersebut marak di media massa, Polisi akhirnya menangkap seorang tua renta yang nama aslinya tidak diketahui dan hanya dikenal dengan panggilan Pakde dikenal juga sebagai Muhammad Siradjudin, konon ia adalah seorang dukun. Yang entah dengan alasan dan motif apa yang tidak jelas ia dianggap sebagai pembunuh Dietje. Bagi Polis Motif tidak begitu penting karena Polisi mengungkapkan bahwa "katanya" mereka "Memiliki bukti yang kuat". Pak De membantah sebagai pembunuh Ditje seperti yang tercantum dalam BAP yang dibuat polisi. Pengakuan itu, menurut Pak De dibuat karena tak tahan disiksa polisi termasuk anaknya yang menderita patah rahang. Ketika itu, Pak De mengajukan alibi bahwa Senin malam ketika pembunuhan terjadi, dia berada di rumah bersama sejumlah rekannya. Saksi-saksi yang meringankan untuk memperkuat alibi saat itu juga hadir di pengadilan. Namun, saksi dan alibi yang meringankan itu tak dihiraukan majelis hakim. Akhirnya Pakde dijatuhi hukuman penjara seumur hidup namun publik saat itu sudah mengetahui rumor bahwa Dietje menjalin hubungan asmara dengan menantu dari orang paling berkuasa di Indonesia saat itu. Dan tentu saja kasus seperti ini tidak akan pernah terungkap dengan benar. Karena pemilik informasi satu-satunya kepada media atau publik berasal dari polisi. Dan bisa jadi, publik digiring dengan sekuat tenaga, untuk ‘meyakini’ bahwa benarlah yang membunuh Dietje adalah Pakde. Dietje disebutkan dipakai sebagai "Jasa" oleh seorang eks petinggi militer yang terjun ke dunia usaha dan untuk memuluskan bisnisnya Dietje dipakai oleh sang eks petinggi militer untuk menyenangkan menantu orang paling berkuasa di Indonesia,  Hasil dari jasa Dietje, sang ‘jenderal’ pengusaha mendapat satu kontrak besar pembangunan sebuah bandar udara modern. Tapi hubungan Dietje berlanjut jauh dengan sang menantu. Ketika perselingkuhan itu ‘bocor’ ke keluarga besar, keluar perintah memberi pelajaran kepada Dietje, hanya saja ‘kebablasan’ menjadi suatu pembunuhan. Dietje ditembak di bagian kepala pada suatu malam tatkala mengemudi sendiri mobilnya di jalan keluar kompleks kediamannya di daerah Kalibata. Pak ‘De’ Siradjuddin yang dikenal sebagai guru spiritualnya dikambinghitamkan, ditangkap, dipaksa mengakui sebagai pelaku, diadili dijatuhi hukuman seumur hidup dan sempat dipenjara bertahun-tahun lamanya, Hingga akhirnya Pak De mendapat grasi dari Presiden BJ Habibi dimana hukuman Pak De dirubah dari seumur hidup menjadi 20 tahun di tahun 1999.Akhirnya 27 Desember 2000 Pak De dapat meninggalkan hotel prodeo setelah pemerintah memberikan kebebasan bersyarat. Setelah menghirup udara bebas, Pak De lebih sering mengurusi ayam-ayamnya. Tubuhnya telah lama layu. Kumis tebalnya juga sudah berwarna kelabu. Kepada setiap orang kembali Pak De menyatakan: “Pak De tidak membunuh Ditje". Pak De dalam kasus pembunuhan itu merasa menjadi kambing hitam oleh polisi dan Polda Metro Jaya. "Sebenarnya saat itu polisi tahu pembunuhnya," kata Pak De. Siapakah pelakunya? Pak De menyebut-nyebut sejumlah nama yang saat itu dekat dengan kekuasaan. Entahlah, sebab di negeri ini keadilan tidak berlaku bagi rakyat kecil

5. Kasus Pembunuhan Udin
Udin adalah seorang wartawan Harian Bernas di Yogyakarta yang tewas terbunuh oleh seseorang tidak dikenal. Udin yang bernama asli Fuad Muhammad Syafrudin pada selasa malam 13 Agustus 1996 kedatangan seorang tamu misterius yang kemudian menganiyaya dirinya dan pada tanggal 16 Agustus 1996 Udin harus mengembuskan nafas terakhirnya. Udin tercatat sebagai seorang wartawan yang kritis terhadap kebijakan pemerintah Orde Baru dan militer. Kasus Udin menjadi ramai karena Kanit Reserse Polres Bantul, Serka Edy Wuryanto dilaporkan telah membuang barang bukti dengan membuang sampel darah Udin ke laut dan mengambil buku catatan Udin dengan dalih penyelidikan dan penyidikan. Kasus Udin menjadi gelap akibat hilangnya beberapa bukti penting dalam pengungkapan kasus kematian sang wartawan dan juga terdapat beberapa orang yang dikambing hitamkan atas peristiwa kematian Udin. Seorang wanita bernama Tri Sumaryani mengaku ditawari dengan imbalan sejumlah uang untuk membuat pengakuan bahwa ia dan Udin telah melakukan hubungan gelap dan suaminya lah yang telah membunuh Udin. Lalu Dwi Sumaji alias Iwik  seorang supir dari Dymas Advertising Sleman diculik di perempatan Beran Sleman lalu dibawa ke Hotel Queen of the South Parangtritis dan dipaksa oleh Serka Edy Wuryanto yang memiliki nama panggilan Franky agar mengaku sebagai pembunuh Udin, sebelumnya di sebuah losmen bernama Losmen Agung yang juga berada di parangtritis Iwik dicekoki berbotol-botol minuman keras hingga mabuk dan disuguhi wanita penghibur dan diberi janji uang, pekerjaan yang layak serta jaminan hidup buat keluarganya dimana sebelumnya ia dijebak oleh Edy Wuryanto dengan dalih pembicaraan bisnis Billboard. Di pengadilan Iwik mencabut seluruh "pengakuan" dirinya dalam pemeriksaan yang dilakukan oleh Polisi karena ia sebagai korban rekayasa dan berada dibawah ancaman tekanan dan paksaan oleh Kanit Reserse Polres Bantul Serka Edy Wuryanto. Komnas HAM mengadakan investigasi lapangan dan menyimpulkan telah terjadi pelanggaran Hak Asasi Manusia namun tetap saja Iwik dijadikan sebagai tersangka utama oleh Polisi dan diajukan ke persidangan, walau penuh teror dari berbagai pihak akhirnya Iwik divonis bebas oleh majelis hakim dan motif perselingkuhan yang selama ini dihembuskan secara otomatis gugur selain itu majelis hakim memerintahkan agar polisi mencari, mengungkap motif, dan menangkap pelaku pembunuhan Udin yang sebenarnya. Dalam kesaksiannya di persidangan Iwik menyatakan bahwa dirinya selain menjadi korban rekayasa dan bisnis politik, ia hanya dipaksa menjalankan skenario rekayasa Franki alias Serma Pol Edy Wuryanto dengan alasan untuk melindungi kepentingan Bupati Bantul Sri Roso Sudarmo. Namun hingga kini para pelaku kejahatan pembunuhan terhadap sang wartawan yang kritis tersebut tidak ada yang ditangkap atau diadili ke meja hukum.

6. Kasus Marsinah
Marsinah hanyalah seorang buruh pabrik dan aktivis buruh yang bekerja pada PT Catur Putra Surya (CPS) di Porong Sidoarjo, Jawa Timur. Ia ditemukan tewas terbunuh pada tanggal 8 Mei 1993 diusia 24 tahun. Otopsi dari RSUD Nganjuk dan RSUD Dr Soetomo Surabaya menyimpulkan bahwa Marsinah tewas kerena penganiayaan berat. Marsinah adalah salah seorang dari 15 orang perwakilan para buruh yang melakukan perundingan dengan pihak perusahaan. Awal dari kasus pemogokan dan unjuk rasa para buruh karyawan CPS bermula dari surat edaran Gubernur Jawa Timur No. 50/Th. 1992 yang berisi himbauan kepada pengusaha agar menaikkan kesejahteraan karyawannya dengan memberikan kenaikan gaji sebesar 20% gaji pokok. Himbauan tersebut tentunya disambut dengan senang hati oleh karyawan, namun di sisi pengusaha berarti tambahannya beban pengeluaran perusahaan. Pada pertengahan April 1993, Karyawan PT. Catur Putera Surya (PT. CPS) Porong membahas Surat Edaran tersebut dengan resah. Akhirnya, karyawan PT. CPS memutuskan untuk unjuk rasa tanggal 3 dan 4 Mei 1993 menuntut kenaikan upah dari Rp 1700 menjadi Rp 2250. Siang hari tanggal 5 Mei, tanpa Marsinah, 13 buruh yang dianggap menghasut unjuk rasa digiring ke Komando Distrik Militer (Kodim) Sidoarjo. Di tempat itu mereka dipaksa mengundurkan diri dari CPS. Mereka dituduh telah menggelar rapat gelap dan mencegah karyawan masuk kerja. Marsinah bahkan sempat mendatangi Kodim Sidoarjo untuk menanyakan keberadaan rekan-rekannya yang sebelumnya dipanggil pihak Kodim. Setelah itu, sekitar pukul 10 malam, Marsinah lenyap. Mulai tanggal 6,7,8, keberadaan Marsinah tidak diketahui oleh rekan-rekannya sampai akhirnya ditemukan telah menjadi mayat pada tanggal 8 Mei 1993. Pada tanggal 30 September 1993 dibentuk tim Bakorstanasda Jatim  untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan kasus pembunuhan Marsinah. Sebagai penanggung jawab Tim Terpadu adalah Kapolda Jatim dengan Dan Satgas Kadit Reserse Polda Jatim dan beranggotakan penyidik/penyelidik Polda Jatim serta Den Intel Brawijaya. Delapan petinggi PT CPS ditangkap secara diam-diam dan tanpa prosedur resmi, termasuk Mutiari selaku Kepala Personalia PT CPS dan satu-satunya perempuan yang ditangkap, mengalami siksaan fisik maupun mental selama diinterogasi di sebuah tempat yang kemudian diketahui sebagai Kodam V Brawijaya. Setiap orang yang diinterogasi dipaksa mengaku telah membuat skenario dan menggelar rapat untuk membunuh Marsinah. Pemilik PT CPS, Yudi Susanto, juga termasuk salah satu yang ditangkap. Baru 18 hari kemudian, akhirnya diketahui mereka sudah mendekam di tahanan Polda Jatim dengan tuduhan terlibat pembunuhan Marsinah. Pengacara Yudi Susanto, Trimoelja D. Soerjadi, mengungkap adanya rekayasa oknum aparat kodim untuk mencari kambing hitam pembunuh Marsinah. Secara resmi, Tim Terpadu telah menangkap dan memeriksa 10 orang yang diduga terlibat pembunuhan terhadap Marsinah. Salah seorang dari 10 orang yang diduga terlibat pembunuhan tersebut adalah Anggota TNI. Hasil penyidikan polisi ketika menyebutkan, Suprapto (pekerja di bagian kontrol CPS) menjemput Marsinah dengan motornya di dekat rumah kos Marsinah. Dia dibawa ke pabrik, lalu dibawa lagi dengan Suzuki Carry putih ke rumah Yudi Susanto di Jalan Puspita, Surabaya. Setelah tiga hari Marsinah disekap, Suwono (satpam CPS) mengeksekusinya. Di pengadilan, Yudi Susanto divonis 17 tahun penjara, sedangkan sejumlah stafnya yang lain itu dihukum berkisar empat hingga 12 tahun, namun mereka naik banding ke Pengadilan Tinggi dan Yudi Susanto dinyatakan bebas. Dalam proses selanjutnya pada tingkat kasasi, Mahkamah Agung Republik Indonesia membebaskan para terdakwa dari segala dakwaan (bebas murni). Putusan Mahkamah Agung RI tersebut, setidaknya telah menimbulkan ketidakpuasan sejumlah pihak sehingga muncul tuduhan bahwa penyelidikan kasus ini adalah "direkayasa". Kasus ini menjadi catatan ILO (Organisasi Buruh Internasional), dikenal sebagai kasus 1713.  Hingga kini kasus Marsinah tetap menjadi misteri dan menjadi sejarah kelam ranah hukum di Indonesia.

7. Kasus Menghilangnya Edy Tansil 
Edy Tansil adalah seorang pengusaha keturunan yang memiliki nama asli Tan Tjoe Hong/Tan Tju Fuan yang menjadi narapidana dan harus mendekam selama 20 tahun di penjara Cipinang atas kasus kredit macet Bank Bapindo yang merugikan negara senilai 565 juta dollar (1.5 T rupiah dengan kurs dollar saat itu). Edy Tansil dilaporkan kabur dari penjara pada tanggal 4 Mei 1996 dan 20 petugas LP Cipanang dijadikan tersangka karena dianggap membantu Edy Tansil melarikan diri dan sejak itu keberadaan dari Edy Tansil seperti raib ditelan bumi. Sebuah LSM pengawas anti-korupsi bernama Gempita melaporkan bahwa Edy Tansil tengah menjalankan bisnis sebuah perusahaan bir yang mendapat lisensi dari perusahaan bir Jerman bernama Becks Beer Company di kota Pu Tian Provinsi Fujian China. Di tahun 2007 Tempo interactive melaporkan bahwa tim pemburu koruptor (TPK) berdasarkan temuan dari PPATK menyatakan akan segera memburu Edy Tansil dimana PPATK menemukan bukti bahwa buronan tersebut telah melakukan transfer uang ke Indonesia setahun sebelumnya. Namun hingga kini keberadaan Edy Tansil tetap masih menjadi misteri. Ada beberapa koruptor yang juga melarikan diri ke luar negri dan hingga kini keberadaan mereka tidak terungkap atau belum tertangkap seperti Adelin Lis, Sjamsul Nursalim, David Nusa Wijaya, Maria Pauline, Djoko S Tjandra, Marimutu Sinivasan, Hendra Rahardja, Sukanto Tanoto dan masih banyak lainnya.

8. Kasus Munir
Munir sebenarnya akan melanjutkan study S2 di Univeritas Utrecht, Belanda dan dalam kronologi kasus pembunuhan aktivis HAM tersebut disebutkan bahwa menjelang memasuki pintu pesawat, Munir bertemu dengan Polycarpus seorang pilot pesawat Garuda yang sedang tidak bertugas dan Polycarpus menawarkan kepada Munir untuk berganti tempat duduk pesawat dimana Munir menempati kursi Polycarpus dikelas bisnis dan Polycarpus menempati kursi Munir dikelas ekonomi. Sebelum pesawat mengudara, flight attendant (Pramugari) Yetti Susmiarti dibantu Pramugara senior Oedi Irianto membagikan welcome drink kepada para penumpang dan Munir memilih Jus Jeruk. Pukul 22.05 WIB pesawat lepas landas dan 15 menit kemudian kembali Flight Attendant membagikan makanan dan minuman kepada para penumpang, Munir memilih mi goreng dan kembali memilih jus jeruk sebagai minumannya, setelah mengudara hampir 2 jam pesawat mendarat di bandara Changi Singapura. Di bandara Changi Munir menghabiskan waktu di sebuah gerai kopi sedangkan seluruh awak pesawat termasuk Polycarpus berangkat menuju hotel menggunakan bus dan perjalanan dari Singapura menuju Belanda seluruh awak pesawatnya berbeda dari perjalanan Jakarta menuju Singapura. Dalam perjalanan Munir meminta kepada flight attendant Tia Ambarwati segelas teh hangat dan Tia pun menyajikan segelas teh hangat yang dituangkan dari teko ke gelas diatas troli dilengkapi gula sachet. Tiga jam setelah mengudara Munir bolak balik ke toilet, saat berpapasan dengan Pramugara bernama Bondan, Munir memintanya memanggil Tarmizi seorang dokter yang ia kenal saat hendak berangkat yang kebetulan juga menuju Belanda, Tarmizi melakukan pemeriksaan umum dengan membuka baju Munir. Dia lalu mendapati bahwa nadi di pergelangan tangan Munir sangat lemah. Tarmizi berpendapat Munir mengalami kekurangan cairan akibat muntaber. Munir kembali lagi ke toilet untuk muntah dan buang air besar dibantu pramugari dan pramugara. Setelah selesai, Munir ke luar sambil batuk-batuk berat.Tarmizi menyuruh pramugari untuk mengambilkan kotak obat yang dimiliki pesawat.Kotak pun diterima Tarmizi dalam keadaan tersegel. Setelah dibuka, Tarmizi berpendapat bahwa obat di kotak itu sangat minim, terutama untuk kebutuhan Munir: infus, obat sakit perut mulas dan obat muntaber, semuanya tidak ada. Tarmizi pun mengambil obat di tasnya. Dia memberi Munir dua tablet obat diare New Diatabs; satu tablet obat mual dan perih kembung, Zantacts dan satu tablet Promag. Tarmizi menyuruh pramugari membuat teh manis dengan tambahan sedikit garam. Namun, setelah lima menit meminum teh tersebut, Munir kembali ke toilet. Tarmizi menyuntikkan obat anti mual dan muntah, Primperam, kepada Munir sebanyak 5 ml. Hal ini berhasil karena Munir kemudian tertidur selama tiga jam. Setelah terbangun, Munir kembali ke toilet. Kali ini dia agak lama, sekitar 10 menit, ternyata Munir telah terjatuh lemas di toilet. Dua jam sebelum pesawat mendarat, terlihat keadaan Munir: mulutnya mengeluarkan air yang tidak berbusa dan kedua telapak tangannya membiru. Awak pesawat mengangkat tubuh Munir, memejamkan matanya dan menutupi tubuh Munir dengan selimut. Ya, Munir meninggal dunia di pesawat, di atas langit Negara Rumania. Setelah dilakukan penyelidikan termasuk oleh pihak otoritas Belanda ditemukan bahwa didalam tubuh Munir ditemukan kandungan racun Arsenik sebanyak 460mg didalam lambungnya dan 3.1mg/l dalam darahnya. Namun terdapat keanehan setelah dilakukan otopsi oleh pihak RS Dr Soetomo dimana kandungan arsenik yang ditemukan didalam lambung Munir sedikit ganjil karena seharusnya kandungan arsenik tersebut sudah hancur/melarut. Ini terkesan mempertegas spekulasi jika kandungan arsenik dalam tubuh Munir baru dimasukkan ketika jenazahnya sudah di Indonesia. Spekulasi ini juga diperkuat dengan permintaan mereka untuk menahan lebih lama organ tubuh Munir. Spontan ini juga menimbulkan indikasi bahwa hal itu dilakukan agar organ tubuh Munir bisa dipersiapkan (dimark-up) agar benar-benar akan terkesan keracunan arsenik ketika diperiksa oleh pihak lain. Disebutkan juga ciri-ciri korban yang keracunan arsenik, antara lain: ada pembengkakan otak, paru paru yang mengalami kerusakan, mulut keluar darah karena indikasi kerusakan sistem pencernaan. Ketika arsenik masuk kedalam tubuh (dan racun mulai bekerja), biasanya korban mengalami muntaber berat disertai kejang-kejang. Apapun itu penyebab kematian aktivis HAM tersebut namun hingga kini tampaknya kasus tersebut belum tuntas walaupun ada beberapa orang yang telah dijatuhi vonis oleh pengadilan namun Suciwati selaku istri Munir tetap merasa tidak puas dan meminta pemerintah menuntut secara tuntas kasus kematian suaminya. Apakah ini tindakan kontra intelijen ataupun sebuah operasi pembunuhan oleh intelijen? tidak ada yang mengetahui kejadian sebenarnya kecuali mungkin para pelaku utama pemberi perintah untuk membunuh sang aktivis. Namun yang pasti didalam sebuah kasus pembunuhan terencana harus ada motif dan tujuan dari melenyapkan seseorang, apakah pihak dinas intelijen RI begitu bodoh untuk membunuh seseorang yang secara aktif mengkritisi berbagai persoalan HAM di indonesia dan jika ia dihilangkan secara paksa pasti mata dan tuduhan internasional pasti akan mengarah kepada pemerintah Indonesia, dan pihak militer serta badan intelijennya, atau mungkin ada beberapa pihak yang telah gelap mata akibat sikap kritis dari Munir yang membuat mereka mengambil keputusan untuk menghabisinya, sebuah misteri yang belum terungkap hingga kini.

Sumber : terselubung.blogspot.com



komentar | | Read More...

Misteri Segitiga Masalembo di Perairan Indonesia

Penulis : Unknown on Senin, 18 Maret 2013 | 04.53

Senin, 18 Maret 2013

Ada sebuah segitiga di derah Masalembo di perairan Indonesia di seggitiga ini sering terjadi hal hal yang aneh dan tidak masuk akal seperti yang terjadi di Segitiga bermuda nah kamu mauntahu misterinya?

Dua kecelakaan lalulintas pada awal tahun 2007 sangat memperihatinkan. Yang pertama kecelakaan lalulintas laut yang menimpa kapal laut Senopati Nusantara, yang kedua kecelakaan Pesawat Adam Air. Keduanya diduga terjadi pada waktu yang berdekatan di kawasan yang sama berdekatan juga di laut Utara Jawa, dan yang satu di seputar Masalembo.

Duapuluh enam tahun yang lalu KM Tampomas II terbakar di laut dan karam pada tanggal 27 Januari 1981. Ah kenapa pada bulan-bulan yang sama ya? memang bulan-bulan ini merupakan bulan-bulan puncak perubahan musim seantero Indonesia yang kepulauannya berada di sekitar katulistiwa.

Tetapi kenapa kejadian kecelakaan ini di lokasi yang kira-kira sama? Ah jangan-jangan barangkali mungkin saja.
Pulau Masalembo sebenarnya sebuah pulau kecil yang berada di ujung Paparan Sunda. Pulau-pulau kecil ini berada di daerah “pertigaan” laut yaitu laut jawa yang berarah barat timur dan selat Makassar yang memotong berarah utara-selatan.

Pola kedalaman laut di Segitiga Masalembo ini sangat jelas menunjukkan bentuk segitiga yang nyaris sempurna berupa segitiga sama sisi.

Pada peta kedalaman laut atau peta bathymetri diatas dapat dilihat adanya bentuk kepulauan yang berbentuk segitiga. Tinggian yang terdiri beberapa pulau-pulau ini saya sebut sebagai “SEGITIGA MASALEMBO” atau “THE MASALEMBO TRIANGLE“. Nah, ada apa saja di daerah seputaran Segitiga Masalembo ini. Coba kita buka-buka dikit-dikit ya. Tapi jangan mengharap banyak dari sisi mistisnya, akan lebih banyak saya urai sisi kebumian dan kelautannya saja.

Pertemuan ARLINDO (Arus Laut Indonesia)
Indonesian Throughflow (ARLINDO), indicate the relationship between the relationship between ARLINDO and El-Nino Southern Oscillation (ENSO) (Source, Gordon, A., 1998)

Di atas ini digambarkan arus laut di Indonesia, terutama Indonesia Timur. Coba perhatikan arus yang melewati Segitiga Masalembo ini. Pada bagian atas (garis hijau) menunjukkan air laut mengalir dari barat memanjang di Laut Jawa, berupa monsoonal stream atau arus musiman. Arus ini sangat dipengaruhi oleh cuaca dan musim. Sedangkan dari Selat Makassar ada arus lain dari utara yang merupakan thermoklin, atau aliran air laut akibat perbedaan suhu lautan. Kedua arus ini bertemu di sekitar Segitiga Masalembo.
Yah, tentu saja arus ini akan sangat mempengaruhi pelayaran laut disini.
Arus musiman ini sangat dipengaruhi juga oleh suhu air laut akibat pemanasan matahari tentusaja. Kalau anda masih inget bahwa lintasan matahari itu bergerak bergeser ke-utara-selatan dengan siklus tahunan. Itulah sebabnya pada bulan-bulan Januari yang merupakan saat perubahan arus musiman (monsoon).

Tentunya aliran air sebesar ini bukan sekedar aliran air saja. Banyak aspek lain yang ikut mengalir dengan aliran air sebanyak itu, misalnya akan terdapat pula aliran ikan-ikan laut, aliran sedimen laut, juga aliran temperatur air. Apa saja efek aliran ini dengan proses kelautannya sendiri? Wah tentunya banyak sekali.

Pada profil dasar selat Makassar diatas terlihat batuan kalimantan dan batuan sulawesi berbeda, kalau masih ingat yang aku tulis tentang pembentukan Patahan-patahan di Jawa di tulisan sebelumnya disini, maka tentunya mudah dimengerti. Hal ini disebabkan karena adanya perbedaan mencolok antara Indonesia barat dengan Indonesia Timur, seperti yg ditulis disini sebelumnya.
Kalimantan merupakan bagian dari Paparan Sunda (Indonesia Barat) sedang Sulawesi merupakan bagian dari Indonesia Timur. Nah garis yang membaginya dulu diketemukan oleh Wallace disebut sebagai Garis Wallace (Wallace Line). Garis Wallace ini sebenernya hasil penelitian satwa Indonesia Barat-Timur, namun sebenarnya ada juga implikasi atau manifestasi dari aspek geologis (batuan penyusunnya).

Dari Batuannya kita tahu bahwa dibawah selat makasar ini terdapat tempat yang sangat kompleks geologinya, diatasnya terdapat selat Makassar yang juga memilki karakter khusus di dunia ini dimana mengalirkan air yang sangat besar.

Apa yang terlihat lagi? Ya tentunya ada aspek meteorologis yang memisahkan antara daerah diatas air dengan daerah diatas daratan yaitu awan. Awan merupakan fenomena khusus yang paling banyak dijumpai diatas daratan. Itulas sebabnya kalau sedang di tengah laut coba tengok ke atas, carilah awan.

Apa lagi selain awan?
Angin, ya angin juga akan berhembus karena perbedaan tekanan udara panas. Pada malam hari saat bertiupnya angin darat, para nelayan pergi menangkap ikan di laut. Sebaliknya pada siang hari saat bertiupnya angin laut, para nelayan.

Perubahan angin darat laut karena suhu ini berubah dalam siklus harian, namun tentunya ada juga siklus tahunannya atau disebut siklus monsoon. Looh Monsoon, kok sepertinya juga ada monsoonal stream yang ada di Arlindo digambar atas. Ya, memang itulah siklus-siklus arus angin, siklus air itu bertemu bercampur di segitiga Masalembo ini. Runyem kan?
Seringkali daerah Segitiga Bermuda dihubungkan dengan kondisi magnetisme. Adakah peta magnetik daerah Segitiga Masalembo ini?

Kalau dibandingkan dengan Segitiga Bermuda, lokasi Segitiga Masalembo juga tidak menunjukkan keanehannya. Sepertinya keangkeran segitiga Masalembo ini lebih ditentukan oleh faktor gangguan alamiah yang bukan mistis. Yang mungkin paling dominan adalah faktor meteorologis termasuk didalamnya faktor cuaca, termasuk didalamnya angin, hujan, awan, kelembaban air dan suhu udara yang mungkin memang merupakan manifestasi dari konfigurasi batuan serta kondisi geologi, oceaografi serta geografi yang sangat unik.

Kalau memang Masalembo Triangle ini banyak menimbulkan masalah transportasi (lalulintas), tentunya perlu rambu-rambu lalulintas laut yang lebih canggih ditempatkan di lokasi ini. Tetapi bukan berarti zona terlarang masa sih kita tidak boleh melewatinya sepanjang masa. Misalnya mercusuar khusus, penempatan radar pemantau. Juga yang tak kalah penting penelitian saintifik tentang perilaku arus air laut, serta cuaca di daerah ini.

Sumber : palingseru.com

komentar | | Read More...

5 Berita Mutilasi yang Menghebohkan

Penulis : Unknown on Rabu, 13 Maret 2013 | 04.47

Rabu, 13 Maret 2013

Kasus pembunuhan mutilasi  merupakan pembunuhan yang dilakukan dengan cara memotong bagian tubuh korban pembunuhan setelah itu bagian tubuh tadi akan dibuang diberbagai tempat hal ini dilakukan untuk menghilangkan bukti pembunuhan yang dilakukanya. Kasus pembunuhan mutilasi memang sangat kejam terkadang polisi harus bekerja ekstra untuk menemukan bagian tubuh yang dimutilasi dan mengungkap motif pembunuhan tersebut. Nah berikut ini ada beberapa berita mutilasi paling menghebohkan di dindonesia kamu mau tahu berita apa aja itus simak 5 Berita Mutilasi Yang Menghebohkan berikut ini seperti dikutip dari situs merdeka.com.

1. Mutilasi 8 anak jalanan
Baekuni (48), atau biasa dikenal Babe, dengan kejam menghabisi nyawa delapan anak jalanan yang ditemuinya. Untuk menutupi jejaknya, dia memutilasi tubuh sejumlah korbannya ke dalam beberapa bagian.

Saat menghabisi nyawa mereka, Babe mengaku sangat menikmati penderitaan yang dialami seluruh korbannya yang sedang sekarat. Padahal, warga mengenalnya sebagai koordinator pedagang asongan dan anak-anak pengamen jalanan.

Tidak ada yang menduga, pria yang sehari-hari dekat dengan anak-anak ini membunuh Ardiansyah (9) dan memotongnya menjadi lima bagian. Sebelum dimutilasi, pelaku sempat menyodomi anak malang tersebut.

Selain membunuh dan memutilasi Ardiansyah, Babe mengaku juga melakukan hal serupa terhadap dua anak jalanan lainnya, yaitu Adi dan Arif. Pembunuhan pada dua anak tersebut dilakukan pada 2007 dan 2008.

Terakhir, polisi berhasil mengungkap korban kedelapan dalam aksi bengisnya adalah Teguh, pengamen jalanan asal Manggarai, Jakarta Selatan yang dibunuhnya pada tahun 2004 silam.

Terhadap bocah berusia sebelas tahun tersebut, tersangka tidak memutilasinya, melainkan hanya membunuhnya dengan cara menjerat leher korban dengan seutas tali rapia. Setelah korban tewas, tersangka kemudian melampiaskan nafsu birahinya kepada mayat bocah malang tersebut.

Dari cara yang dilakukan tersangka terhadap korban, ternyata sama persis dengan ketujuh korban Babe lainnya. Namun bedanya untuk 4 korban lainnya yakni Adi, Arif, Rio dan Ardiansyah, korban dimutilasi tubuhnya, dalam beberapa bagian.

Polisi mencokok Babe di kediamannya di Gang Masjid H Murdalim, RT 6 RW 2, Kelurahan Pulogadung, Jakarta Timur.

2. Istri mutilasi suami
Hendra alias Burung, menjadi korban mutilasi istrinya sendiri yang bernama Sri Rumiyati alias Yati. Pembunuhan terjadi akibat pelaku cemburu ketika Hendra mengutarakan niatnya merayakan hari raya Idul Fitri bersama istri ketiganya. Merasa kesal, pelaku lantas membunuh suaminya dan memotongnya ke dalam 13 bagian dan memasukkannya ke delapan tas kresek warna merah.

Dua kantong ia tinggalkan di bus Primajasa yang ke Bandung. Tiga kantong lain dalam satu kardus ditinggalkan di sebuah bus Prima Asli yang ke Cirebon, dua kantong ia tinggalkan di Bus Patas Mayasari, dan satu plastik berisi kepala ia letakkan di belakang kursi pengemudi taksi berwarna putih.

Penyebaran dilakukan sehari setelah tersangka membunuh dan memutilasi suaminya.

3. Ryan Jombang
Bermula dari terungkapnya kasus mutilasi di Jakarta pada medio 2008 lalu, polisi berhasil menyambung kisah hilangnya 10 orang lainnya di Jombang, Jawa Timur. Pria yang bertanggung jawab atas aksi kejam itu adalah Very Idam Henyansyah alias Ryan, dia tertangkap atas pembunuhan dan memotong tubuh korbannya bernama Heri Santoso.

Ketika kasusnya mulai terungkap, Ryan sempat mengaku namanya Vincent. Namun setelah ditekan penyidik, baru dia mengakui nama aslinya. Di hadapan penyidik, Vincent merupakan salah satu korbannya yang dibunuh dan dikubur di Jombang. Korban lainnya yang dihabisi di Jombang adalah Ariel Somba Sitanggang, Guntur, dan Brandy yang warga negara Belanda.

Empat korban lainnya dibantai di rumah orangtua tersangka kemudian dikubur di belakang rumah. Pembantaian mengerikan itu dilakukan Ryan selama 12 bulan. Di halaman belakang rumah orangtuanya itulah, polisi menemukan empat kerangka pria yang dikubur secara terpisah.

Keempat korban ini dibunuh dengan cara dipukul pakai batu dan linggis. Pembunuhan dan penguburan korban dilakukan malam hari. Di lokasi itu, polisi menyita barang bukti, antara lain linggis, batu, dan tali.

Untuk menjaga hal yang tidak diinginkan, terutama adanya ada balas dendam, rumah tersangka dijaga ketat. Bahkan Detasement 88 Anti Teror Polda Jatim, diterjunkan. Kepada petugas, Ryan mengakui dia membunuh karena sakit hati. Namun, alasan pelaku dicurigai polisi sebagai alasan yang tidak masuk akal.

Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Depok, Senin, 06 April 2009, menjatuhkan hukuman mati bagi Very Idham Henyansyah alias Ryan bin Ahmad, karena terbukti bersalah melakukan pembunuhan dengan mutilasi atas Hery Santoso.

4. Ibu dan anak dimutilasi
Entah apa yang ada di benak Rahmad Awiwi, dia nekat membunuh dan memutilasi Hartati saat minta dinikahi karena hamil. Tidak hanya itu, demi menutupi jejaknya, Rahmad juga melakukan hal yang sama terhadap Ita Eriyanti (6), anak korban.

Mayat Hartati diletakkan dalam kardus televisi di tepi jalan Kampung Bulak Gang B RT 7/17 Koja, Jakarta Utara. Sedangkan mayat Eriyanti ditemukan dalam koper di jalan Cakung-Cilincing, Cakung, Jakarta Timur.

Keduanya merupakan sepasang kekasih yang tinggal satu rumah tanpa ikatan pernikahan. Selama beberapa tahun, Rahmad dan Hartati kerap melakukan hubungan suami istri. Namun, ia kesal saat diminta tanggung jawab atas kehamilan yang dialami pasangannya.

5. Wanita tanpa identitas di Tol Cikampek
Penemuan enam potong tubuh wanita yang dimutilasi menggegerkan warga Jakarta saat matahari mulai menampakkan diri di ufuk Barat. Semula, polisi hanya menemukan bagian kaki kanan di KM 0.200, petugas menemukan kaki kanan, lalu di Km 1.200 ditemukan tangan kanan. Satu kilometer kemudian atau di KM 2.200 ditemukan tangan kiri.

Seratus meter dari penemuan tangan kiri atau di Km 2.200 ditemukan kaki kiri, lalu di Km 2.400 ditemukan badan dan terakhir di Km 3.800 ditemukan kepala korban.

Sejauh ini, polisi belum menemukan titik terang mengenai identitas korban yang diduga dibunuh jauh sebelum dimutilasi.

Nah itulah beberapa berita mutilasi yang menghebohka masyarakat.

Sumber : palingseru.com
komentar | | Read More...

Sejarah Hari Ini

Diberdayakan oleh Blogger.
 
Design Template by Mas Kentir | Support by creating website | Powered by Blogger