News Update :
Tampilkan postingan dengan label Penyakit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penyakit. Tampilkan semua postingan

3 Penyakit Akibat Membawa Ponsel ke Tempat Tidur

Penulis : Unknown on Selasa, 30 April 2013 | 12.27

Selasa, 30 April 2013

Ponsel alias telepon seluler sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari gaya hidup moderen, sampai-sampai saat tidur pun benda ini selalu dibawa. Kelihatannya sepele, tetapi membawa ponsel saat tidur punya dampak bagi kesehatan.
 Masalah utama yang akan muncul ketika seseorang tidur dengan membawa ponsel dalam kondisi menyala adalah terganggunya kualitas tidur. Berawal dari tidur yang tidak nyenyak itulah, berbagai penyakit dan gangguan kesehatan bisa muncul belakangan.

Beberapa gangguan kesehatan yang bisa dialami akibat suka membawa ponsel ke tempat tidur antara lain sebagai berikut, seperti dikutip dari Livescience dan MSNBC.

1. Kurang tidur
Sebuah penelitian di Stony Brook University mengungkap, 70 persen remaja di Amerika Serikat tidur dengan tetap mengaktifkan ponsel dan meletakkannya di dekat tempat tidur. Akibatnya kualitas tidur berkurang karena sering terbangun tengah malam hanya untuk membaca SMS yang masuk.

Membawa Ponsel Ke Tempat Tidur Bisa Sebabkan 3 Penyakit Berikut. Dampak dari kualitas tidur yang buruk ini sangat luas, termasuk menurunnya prestasi akademis dan juga kesehatan secara keseluruhan. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa kualitas tidur yang buruk membuat orang rentan obesitas, diabetes serta gangguan jantung.

2. Sleep texting
Pakar kesehatan tidur di Amerika Serikat, Dr Marcus Schmidt mengatakan 4 dari 5 remaja selalu membawa ponsel saat tidur dan hanya 1 dari 10 remaja yang benar-benar mematikan ponselnya saat tidur. Karena tidurnya jadi tidak nyenyak, maka para remaja ini rentan mengalami sleep texting atau berkirim SMS saat tidur.

Sleep texting berada dalam satu kategori gangguan tidur lainnya seperti berjalan saat tidur (sleep walking), mengigau (sleep talking) ataupun berhubungan seks saat tidur (seksomnia). Gangguan ini juga sekaligus merupakan salah satu gejala kecanduan teknologi.

3. Gangguan mental
Berkurangnya kualitas tidur gara-gara tidak mematikan ponsel saat tidur juga berpengaruh pada kesehatan kejiwaan. Sebuah penelitian di Jepang mengungap, remaja yang tidur dengan membawa ponsel lebih rentan terhadap kecenderungan bunuh diri.

Tidak diketahui pasti hubungannya, namun kurang tidur memang bisa memicu depresi yang meruapakan salah satu pencetus kecenderungan bunuh diri. Terlebih karena penelitiannya dilakukan di Jepang, faktor budaya juga berpengaruh karena angka bunuh diri di negara ini memang sangat tinggi.

Sumber : medis.web.id
komentar (8) | | Read More...

Fakta Mengejutkan AIDS Remaja

Penulis : Unknown on Sabtu, 06 April 2013 | 06.12

Sabtu, 06 April 2013

Selagi kita gencar mengampanyekan rumah tangga zona bahaya HIV/AIDS, justru muncul data baru yang mengejutkan: pasien baru didominasi oleh remaja dan kaum muda usia 20-39 tahun. Data terkini, dari temuan 21.511 kasus HIV dan 5.686 AIDS, sebagian besar pasien baru ini adalah remaja dan kaum muda, terutama di Bali, angkanya mencapai 70 persen. Temuan ini menguatkan, sejak kali pertama muncul kasus pada 1987, AIDS berkembang liar, seolah-olah tidak terkendali.

Tahun lalu kita juga dikejutkan fakta: ibu rumah tangga menempati peringkat kedua penyebaran HIV/AIDS di Jawa Tengah. Tren secara nasional pun hampir sama, sehingga pemerintah dan para pegiat AIDS mengampanyekan rumah tangga merupakan zona bahaya AIDS. Fakta itu menunjukkan ibu rumah tangga termasuk kelompok yang rentan tertular virus HIV/AIDS dari suaminya yang menggunakan narkoba suntik, dan/ atau melakukan hubungan seks berisiko tanpa pengaman.

Kini hampir separuh kabupaten/ kota terserang virus mematikan itu. Data Kementerian Kesehatan, rate kumulatif kasus AIDS nasional hingga September 2012 adalah 11 per 100 ribu penduduk. Faktor tertinggi masih heteroseksual (70 persen), namun belakangan jarum suntik narkoba menjadi penular yang mengkhawatirkan, terutama di kalangan remaja dan kaum muda. Ibarat gunung es, kasus AIDS remaja yang terungkap hanya pucuknya. Data yang sesungguhnya bisa lebih mengerikan.

Kita patut cemas, kaum muda sejatinya menempati garis terdepan dalam kampanye pentingnya setia pada pasangan hidup, menghindari jarum suntik narkoba, dan taat nilai. Namun kini kita menemukan fakta mencemaskan, ujung tombak itu menjadi pilar yang rapuh. Peningkatan luar biasa jumlah penderita HIV/ AIDS di kalangan remaja berkorelasi positif dengan rendahnya pemahaman tentang virus dan penyakit yang menyerang sistem kekebalan tubuh itu, hanya 11,4 persen.

Pemerintah dan pegiat AIDS terus berupaya menekan angka kasus dan kematian akibat HIV/ AIDS. Program ini butuh dukungan masyarakat luas dengan perilaku hidup sehat, pendidikan agama, kesehatan reproduksi, dan pengetahuan tentang narkotika. Untuk remaja, pendidikan agama dan moral dianggap klise dan cenderung diabaikan orang tua dan masyarakat, namun sesungguhnya ini kunci utama. Kunci lainnya, pendidikan dan pemberdayaan remaja untuk "Say no to drugs dan free sex".

Kaum muda merupakan generasi emas impian masa depan bangsa. Kita mendorong para orang tua mendidik anak-anak dengan membangun benteng moral serta memperkuat integritas pribadi, tidak mudah tergoda dan terjerumus dalam pergaulan menyesatkan. Ketulusan cinta kasih orang tua merupakan energi hebat untuk mengajak anak-anak berjalan di trek yang benar. Jangan sampai terlambat: remaja kita terjerumus ke zona bahaya yang kita tidak mampu menolongnya. (/)

Sumber : suaramerdeka.com

komentar | | Read More...

Sarang Semut Terbukti Tumpas Kanker, Tumor, dan Penyakit Berat!

Penulis : Unknown on Kamis, 30 Agustus 2012 | 15.30

Kamis, 30 Agustus 2012

FaktaBebas dari Kanker & Tumor dengan herbal Sarang Semut  hanya dalam waktu hitungan bulan saja,  tanpa perlu operasi, kemoterapi, atau biopsi! Juga terbukti ampuh membantu pengobatan TBC, Diabetes, Hipertensi, Lever, Asam Urat, Jantung Koroner, dan berbagai penyakit berat lainnya. Dikonsumsi oleh ribuan orang dan terus bertambah sejak diperkenalkan 8 tahun yang Lalu.
Apakah Anda ingin tahu lebih jauh seputar herbal Sarang Semut? Mengapa begitu berkhasiat? Adakah bukti kesembuhan? Bisakah khasiat herbal ini dijelaskan secara ilmiah? Apakah herbal ini cocok untuk masalah kesehatan Anda? Dan bagaimana cara Anda mendapatkannya?
Teruskan membaca keterangan di bawah ini untuk mendapatkan jawaban semua pertanyaan tersebut. Semoga informasi berharga ini dapat menjadi solusi kesehatan yang mungkin sedang Anda cari! Jadi jangan lewatkan satu kata pun, selamat membaca!
Artikel Sarang Semut
"Saya yakin Sarang Semut adalah salah satu obat herbal yang sangat ampuh dan bisa menolong banyak orang yang penyakitnya susah disembuhkan dengan obat medis. Apalagi sekarang telah didukung dengan penelitian ilmiahnya. Rata-rata mereka yang meminum... mendapatkan hasil setelah seminggu, bahkan ada yang 3 hari sudah terlihat hasilnya." - Hendro Saputro, Peneliti Sarang Semut, Majalah Natural.
Sarang Semut (Myrmecodia pendans) merupakan tanaman yang berasal dari Papua yang secara tradisional telah digunakan oleh penduduk asli Papua untuk mengobati berbagai penyakit secara turun-temurun. Dan sekarang hasil penelitian modern mendapati bahwa tanaman ini mengandung senyawa aktif penting seperti flavonoid, tokoferol, fenolik, dan kaya akan berbagai mineral yang berguna sebagai anti-oksidan dan anti-kanker, sehingga tepat digunakan untuk pengobatan kanker dan tumor.

Sarang Semut Sudah Diakui Berkhasiat!

Sejak diperkenalkan 6 tahun yang lalu sebagai tanaman obat, pengguna Sarang Semut kini semakin bertambah, tidak terbatas di Indonesia, tetapi juga digunakan di beberapa negara lain, seperti Singapura, Malaysia, Jerman, Belanda, Inggris, dan Amerika Serikat.
"Tak heran, setahun terakhir ini Sarang Semut semakin dipercaya dan banyak orang menyandarkan harapan kesembuhan padanya. Kenyataan ini sebenarnya cukup beralasan, apalagi banyak peneliti membuktikannya melalui berbagai kajian ilmiah." — Harian Kompas.
Klik gambar dibawah ini untuk memesan...!!
"Hasilnya memang mencengangkan, tanaman ini terbukti ampuh mengatasi beragam penyakit berat, seperti: kanker, diabetes, hipertensi, lever, asam urat, dan jantung. Setelah khasiatnya terkuak, sejumlah lembaga penelitian tergerak untuk melakukan penelitian mendalam." — Majalah Trubus.
"Setelah dicoba selama 5 tahun hasilnya sangat mencengangkan. Penyakit-penyakit seperti kanker, wasir, nyeri sendi, jantung, gangguan ginjal, prostat pun lenyap. Selain itu hasil olahan Sarang Semut juga dapat meningkatkan air susu ibu." — Majalah Natural.
Dikenalnya Sarang Semut sebagai tanaman berkhasiat tidak lepas dari gencarnya pemberitaan di media massa, yang berlomba-lomba mengulas tentang keajaiban khasiat Sarang Semut. Beberapa media bahkan menampilkan kesaksian dari mereka yang tersembuhkan oleh herbal Sarang Semut.

Mengapa Sarang Semut Begitu Berkhasiat?

Keunikan Sarang Semut terletak pada interaksi semut yang bersarang pada lorong-lorong yang terdapat di dalam umbinya. Kestabilan suhu di dalamnya membuat koloni semut betah berlama-lama bersarang di dalam tanaman ini. Dalam jangka waktu yang lama terjadilah reaksi kimiawi secara alami antara senyawa yang dikeluarkan semut dengan zat yang terkandung di dalam Sarang Semut, perpaduan inilah yang diduga membuat Sarang Semut ampuh mengatasi berbagai penyakit.
Karena setiap hari semakin banyak saja hasil positif yang dilaporkan oleh pengguna Sarang Semut dalam mengobati berbagai penyakit kanker, tumor, TBC dan sebagainya, maka secara empiris Sarang Semut tidak dapat disangkal lagi telah terbukti sebagai tanaman obat berkhasiat. Dengan kata lain, Sarang Semut telah dikonsumsi oleh banyak orang dan telah terbukti dapat menyembuhkan berbagai penyakit.
"Dengan adanya bukti empiris ini Sarang Semut merupakan sumber baru obat. Banyak senyawa baru yang belum diketahui (jenisnya) dengan aktivitas tinggi." - Dr Muhammad Ahkam Subroto, Peneliti Sarang Semut.
Berikut ini adalah jenis-jenis penyakit yang sudah terbukti dapat diatasi oleh Sarang Semut berdasarkan pengalaman empiris dari para pengguna.
  • Berbagai jenis kanker dan tumor; Seperti kanker payudara, otak, hidung, lever, paru-paru, usus, rahim, kulit, prostat, dan kanker darah (leukemia).
  • Jantung Koroner dan berbagai gangguan jantung.
  • Stroke berat dan ringan.
  • Membantu mengobati Lupus.
  • Menghilangkan benjolan-benjolan pada payudara.
  • Gangguan ginjal dan prostat.
  • TBC & masalah paru-paru.
  • Ambeien (Wasir) baru maupun lama.
  • Sakit kepala sebelah/Migrain.
  • Rematik.
  • Melancarkan peredaran darah, pegal linu, dan nyeri otot.
  • Meningkatkan vitalitas, memperbaiki, dan meningkatkan stamina tubuh.
Dan bukti khasiat tidak hanya ditunjukkan secara empiris. Berdasarkan hasil penelitian ilmiah dari Pusat Bioteknologi LIPI, terungkap bahwa Sarang Semut mengandung senyawa-senyawa aktif yang telah dikenal dalam dunia medis untuk pengobatan berbagai penyakit.
Dr. M. Ahkam Subroto, Ahli Peneliti Utama LIPI mengungkapkan bahwa senyawa aktif yang terkandung dalam Sarang Semut itu adalah flavonoid, tanin, dan polifenol yang berfungsi sebagai antioksidan dalam tubuh.
Selain senyawa aktif di atas, di dalam Sarang Semut juga ditemukan kandungan bermanfaat lainnya, seperti tokoferol, magnesium, kalsium, besi, fosfor, natrium, dan seng. Berikut adalah keterangan singkat dari beberapa senyawa aktif bermanfaat yang terkandung dalam Sarang Semut:
  • Flavonoid dalam tubuh manusia berfungsi sebagai antioksidan sehingga sangat baik untuk pencegahan kanker. Manfaat flavonoid antara lain adalah untuk melindungi struktur sel, meningkatkan efektivitas vitamin C, antinflamasi, mencegah keropos tulang, dan sebagai antibiotik. Penelitian-penelitian mutakhir telah mengungkap bahwa flavonoid tidak saja berguna untuk pencegahan, tetapi juga untuk pengobatan kanker. Dan sebagai antivirus, fungsi flavonoid telah banyak dipublikasikan, termasuk untuk melemahkan virus HIV/AIDS dan virus herpes. Selain itu, beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa flavonoid dilaporkan berperan dalam pencegahan dan pengobatan beberapa penyakit lain, seperti asma, katarak, diabetes, encok/rematik, migrain, wasir, dan perionditis (radang, jaringan ikat penyangga akar gigi).
  • Tanin merupakan astrigen yang mengikat dan mengendapkan protein berlebih dalam tubuh. Dalam bidang pengobatan, tanin digunakan untuk mengobati diare, hemostatik (menghentikan pendarahan), dan wasir. Karena itu kemampuan Sarang Semut untuk pengobatan ambeien (wasir) dan mimisan diduga kuat berkaitan dengan kandungan zat ini.
  • Polifenol banyak ditemukan dalam buah-buahan, sayuran serta biji-bijian. Rata-rata manusia bisa mengonsumsi polifenol dalam seharinya sampai 23 mg. Khasiat dari polifenol adalah antimikroba dan menurunkan kadar gula darah. Asam fenolik merupakan kelas dari antioksidan atau senyawa yang menghilangkan radikal bebas, yang dapat menyumbat pembuluh darah dan mengakibatkan perubahan pada DNA yang dapat menimbulkan kanker dan penyakit lain.
  • Tokoferol. Penelitian menunjukkan bahwa alfa-tokoferol pada konsentrasi 12 ppm telah mampu meredam radikal bebas hingga 96%. Sedangkan Sarang Semut kaya akan antioksidan tokoferol, sampai sekitar 313 ppm. Maka tidak heran herbal ini dikenal memiliki reaksi yang cepat dalam membantu menumpas kanker, tumor, dan berbagai bentuk benjolan yang bisa menjadi tumor atau kanker.
  • Magnesium memiliki peranan dalam fungsi tulang, hati, otot, transfer air intraseluler, keseimbangan basa, dan aktivitas neuromuseluler. Fungsi-fungsi mineral tersebut dapat menjelaskan beberapa khasiat lain dari Sarang Semut , misalnya, khasiat dalam membantu mengatasi berbagai macam penyakit/gangguan jantung, melancarkan peredaran darah, mengobati migrain, gangguan fungsi ginjal dan prostat, memulihkan kesegaran dan stamina tubuh, serta memulihkan gairah seksual. 
  • Kalsium berfungsi dalam kerja jantung, impuls saraf, dan pembekuan darah.
  • Besi berfungsi dalam pembentukan hemoglobin, transpor oksigen, dan aktivator enzim. 
  • Fosfor berfungsi dalam penyerapan kalsium dan produksi energi. 
  • Natrium memilki peranan dalam keseimbangan elektrolit, volume cairan tubuh, dan impuls saraf, dan kesimbangan asam-basa.
  • Seng memiliki fungsi dalam sintesis protein fungsi seksual, penyimpanan insulin, metabolisme karbohidrat, dan penyembuhan luka.
Sehubungan dengan asam urat, dalam penelitiannya Dr. M. Ahkam Subroto melihat adanya penghambatan aktivitas enzim xanthine oxidase oleh ekstrak Sarang Semut, hal ini menunjukkan bahwa ekstrak Sarang Semut setara dengan aktivitas allopurinol, obat kimia komersial yang digunakan untuk pengobatan asam urat. Namun, bila dampak negatif dari allopurinol bisa meningkatkan kadar kreatin hingga merusak ginjal, maka Sarang Semut selain menurunkan asam urat juga akan memperbaiki fungsi ginjal.
Namun, memang harus diakui bahwa tidak semua mekanisme kerja kandungan senyawa aktif Sarang Semut dalam mengobati berbagai penyakit dapat diketahui dengan pasti, karena untuk itu masih perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dan berkesinambungan secara ilmiah.
Tidak menutup kemungkinan di masa yang akan datang masih akan ditemukannya senyawa-senyawa aktif lainnya dari Sarang Semut yang belum terungkap sampai sekarang, dan dapat lebih menjelaskan ada apa di balik semua khasiat luar biasa tersebut, yang telah membantu kesembuhan begitu banyak orang dari berbagai penyakit biasa dan berat, yang kadang sulit atau tidak dapat disembuhkan secara medis.

Klik gambar dibawah ini untuk pemesanan....!!!
Sumber : 
komentar | | Read More...

Sejarah Hari Ini

Diberdayakan oleh Blogger.
 
Design Template by Mas Kentir | Support by creating website | Powered by Blogger