News Update :
Tampilkan postingan dengan label Musik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Musik. Tampilkan semua postingan

5 Fakta di Balik Album "Angka 8" Endank Soekamti

Penulis : Unknown on Selasa, 30 April 2013 | 17.38

Selasa, 30 April 2013

 1. Karantina
Untuk fokus menyelesaikan album 'Angka 8', Endank Soekamti mengurung diri mereka di studio musik bernama Fatbaztard di Semarang. Bukan hanya tiga personel Endank Soekamti yang terlibat, para kru pun ikut dikarantina.

Proses penciptaan lagu tersebut benar-benar digodok sampai selesai di studio tersebut. Karantina pun dilakukan selama bulan puasa. Total hampir satu bulan mereka dikarantina jauh dari keluarga dan teman-teman.

2. Distribusi
Kali ini Endank Soekamti mengeluarkan album dengan tiga paket sekaligus. Paket tersebut adalah paket boxset, paket novel dan unduh gratis. Lebih lanjut soal paket tersebut bisa dibaca di berita sebelumnya.

3. Label Baru Lagi
Yak, untuk kesekian kalinya Endank Soekamti keluar dari label yang menaungi mereka. Pertama kali merilis album, Endank Soekamti bernaung di label Proton pada 2003. Lalu 2005 di label Warner Music merilis dua album. Mulai 2010 mereka bernaung di Nagaswara Music dan merilis sebuah album.

"Setelah keliling di banyak label, kami belajar. Apa yang tidak bisa dilakukan label itu bisa direalisasikan di sini. Udah saatnya mandiri. Keluar bukan nggak puas atau royalti sedikit. Kami terhambat birokrasi dan kami siap untuk belajar mandiri," ujar sang vokalis Erix.

Kini Endank Soekamti mendirikan sebuah label bernama Euforia Records. Di label ini mereka berencana untuk merilis album musisi lainnya juga.

4. Proses Kreatif
Proses kreatif di album kelima Endank Soekamti ini bersifat interaktif dengan para Kamties juga kolektif.

Mereka membuat sayembara lirik dan kemudian terlahirlah lagu 'Moving On'.
Lagu tersebut secara total liriknya dibuat Kamties.

Lagu lain liriknya disebar secara interaktif lewat Twitter. Endank Soekamti memberikan tema, lalu para follower mereka membalas satu per satu.

"Prosesnya hampir kayak workshop. Banyak ide baru yang seru. Kita rasa yang paling cocok saja lalu kita masukin ke lirik kita. Konsep 'Angka 8' yang persahabatan juga kita dapat dari Twitter. Waktu itu kita bertanya apa yang melambangkan persahabatan kamu," tutur Erix.
 Endank Soekamti hidup dari penggemar dan ingin benar-benar mengabdikan perjalanan mereka untuk para penggemarnya. Karena itu album 'Angka 8' dikemas dalam paket boxset.

Sebenarnya album kelima band asal Yogyakarta tersebut dikemas dalam tiga pilihan. Yang pertama adalah boxset yang superkomplit, lalu kedua berisi novel biografi dan CD album serta yang terakhir adalah unduh album 'Angka 8' secara gratis. Yuk, kita bahas satu per satu.

Paket Boxset
Dalam sebuah kotak berukuran sebesar kertas HVS tersebut berisikan banyak hal. CD album 'Angka 8', DVD pembuatan album, kaus 'Angka 8', novel biografi, kalung army serta sertifikat kepemilikan boxset. Harganya Rp 250 ribu untuk satu buah boxset. Namun Anda dipastikan tak akan menyesal.

Bermula dari putusnya kontrak Endank Soekamti dengan label Nagaswara Records, mereka pun tak mau tinggal diam. Endank Soekamti membuat label bernama Euforia Records. Tentu saja untuk mendirikan label dibutuhkan biaya yang tak sedikit.

 Maka muncullah ide untuk membuat boxset, para penggemar yang memang menggilai Endank Soekamti akan membelinya. Sekaligus ikut menjadi penyumbang label tersebut. Oh iya, nantinya label itu juga akan dibuka untuk musisi lain, bukan hanya menaungi Endank Soekamti saja.

Yang terasa istimewa dari boxset ini adalah kalung army. Dalam kalung tersebut akan tertulis nama pemesan serta kode pesanan yang dicetak. Seorang Kamties (pecinta Endank Soekamti) sejati pastinya merasa sangat bangga mengenakan kalung tersebut. Satu lagi yang tak boleh dilewatkan adalah DVD penggarapan album 'Angka 8'.

Meski sebelumnya mereka telah membuat webseries di YouTube, film dokumenter mereka terasa sangat hidup. Karena mereka jujur di video tersebut. Proses karantina untuk album tak hanya melibatkan personel saja, tapi juga kru dan teman-teman mereka.

"Kolaborasi sama Mamox dari Jogja Hip-hop Foundation juga tak sengaja. Mamox biasa ngumpul bareng kita. Tiba-tiba setelah 20 hari meninggalkan Jogja untuk rekaman di Fatbaztard Studio Semarang teman-teman datang.

Kangen mereka. Nah rombongan itu ngajak Mamox. Memang kita punya lagu dengan konsep rap, pas aku yang nge-rap kok jatuhnya kayak SM*SH, jadi ya ajak Mamox aja," kisah sang vokalis Erix.

Satu lagu kolaborasi lainnya adalah dengan Melanie Subono di lagu 'Mantan Jadi Teman'. Proses rekaman dilakukan masing-masing dan saling bertukar hasil lewat surat elektronik.

Paket Novel + CD
Paket kedua hanya berisikan novel biografi dan CD album 'Angka 8'. Hal positif dari novel tersebut, kita benar-benar tahu silsilah terbentuknya Endank Soekamti dengan lebih detail. Ditambah lagi, kita bahkan bisa mengetahui latar belakang para personelnya ketika masih belia.

Kisah mereka menarik untuk disimak dan perjuangannya pun ternyata tak gampang.
Jatuh bangun untuk mempertahankan Endank Soekamti yang sudah berkali-kali pindah label dan manajemen.

Sayangnya, novel tak disajikan dengan gaya penulisan yang menarik, malah cenderung monoton. Karena urutan peristiwa sama hanya mengubah subjek dan jalan peristiwa saja.

Beberapa judul bab pun terasa tak pas dengan cerita yang disuguhkan di bab terkait.
Padahal penulis punya banyak celah untuk mengemas kisah sejarah para personel Endank Soekamti dengan lebih manis.

Meski demikian tak rugi kok memiliki novel tersebut. Karena dengan membeli novel di toko buku seharga Rp 50 ribu, kamu juga sudah mendapatkan CD 'Angka 8' yang berisikan 16 lagu baru Endank Soekamti.

Paket Unduh Gratis
Paket ketiga ini sepertinya lebih menjangkau siapa saja. Sebanyak 16 lagu dari album 'Angka 8' bisa diunduh gratis lewat situs www.soekamti.com.

Nantinya setelah mengunduh, kamu hanya diwajibkan untuk nge-tweet secara otomatis.
Endank Soekamti pun punya trik pintar untuk paket tersebut. Unduh gratis bukan berarti mereka tak dapat untung.

Album unduh tersebut telah dibeli produk clothing lokal khas Yogyakarta Dagadu. Setiap tweet yang di-posting setelah unduh lagu Endank Soekamti, kamu akan me-mention Dagadu. Maka secara langsung itu akan menjadi promo bagi mereka.

"Bahkan orang Dagadu-nya minta di-stop saja karena udah kebanyakan banget. Kita udah habis tiga server untuk bisa menampung lonjakan yang mau dapat gratisan," jelas Erix.

Sumber : lihat.co.id
komentar (16) | | Read More...

Misteri Dibalik Lagu “Sephia” Grup Band Sheila On 7

Inilah Misteri Dibalik Lagu “Sephia” Grup Band Sheila On 7 - Tentu kalian sudah tahu atau pernah mendengar lagu Sephia yg dinyanyikan oleh grup band Sheila on7 yg sempat booming pada tahun 1995-2000an dengan model video clip Rachel Maryam. Lagu ini diciptakan oleh gitarisnya yg bernama Eross dari pengalaman pribadinya yg terbilang cukup menyeramkan.
Ceritanya gini, pada suatu malam saat eross sedang memainkan gitar kesayangannya untuk menciptakan bait-bait lagu, tiba-tiba telepon rumahnya berdering. Setelah diangkat ternyata suara seorang wanita yang mengaku bernama sephia.

Tentu saja eross menjadi sangat bingung karena ia tidak mengenal gadis dengan nama sephia itu, lantas dia bertanya kepada sephia darimana dia tau nomor telepon rumahnya dan Sephia menelpon darimana.

Kemudian dijawab jika dia mengetahui nomor telepon rumah Eross dari seorang fans dan dia menelpon dari sebuah telepon umum yg ada didepan rumah eross. Karena merasa penasaran, eross pun lantas mengecek telepon umum yang ada didepan rumahnya, dan apa yg terjadi ? ternyata ditempat telepon umum itu tidak ada siapa-siapa.

Dan yg lebih membuat eross kaget, gagang telepon umum itu melayang-layang sendiri seperti sedang digunakan oleh seseorang yang sedang menelepon. Tentu saja eross langsung ketakutan dan buru2 menutup telpon dari sephia.

Esoknya, eross pun langsung mencari info tentang gadis yang bernama sephia itu. Beberapa lama kemudian, eross pun dapat menemukan info alamat rumah sephia dan eross pun segera mendatanginya.

Setelah sampai dirumah sephia, eross pun lantas dipersilakan masuk oleh orang tua sephia, kemudian eross pun menceritakan tentang hal yg dia alami tadi malam kepada ortu sephia, tentu saja ortu sephia langsung kaget dan sedih mendengar cerita eross.

Ortu sephia pun lantas menceritakan tentang anaknya itu. Sephia itu ternyata adalah fans berat sheila on 7 yg tewas kecelakaan saat akan menonton%20TV könser sheila on 7 beberapa bulan yang lalu. Dan bisa ditebak siapa yg menelepon eross tadi malam, yaitu arwah sephia. Kemudian eross diajak oleh ortu sephia ke kamar sephia, disana tertempel begitu banyak poster-poster grup sheila on 7 di dinding kamar sephia.

Orangtua sephia kemudian mengajak eross mengunjungi makam sephia. Disana, eross memanjatkan doa untuk ketenangan arwah fans berat grupnya itu.

Karena peristiwa itu pun eross lantas menciptakan lagu yg berjudul “Sephia” dengan maksud untuk memberikan penghormatan dan kenangan untuk arwah sephia di alam sana. Dan eross pun lantas menempeli huruf-huruf bertuliskan “I LOVE SEPHIA” dibelakang gitar kesayangannya dan selalu ditunjukkan kepada penonton%20TV disetiap akhir lagu Sephia pada tiap-tiap konser sheila on 7.

Sumber : menjerat.blogspot.com
komentar (5) | | Read More...

5 Lagu Yang Diispirasi dari Kasus Pembunuhan

Penulis : Unknown on Selasa, 16 April 2013 | 06.37

Selasa, 16 April 2013

Lagu memang bahasa universal. Kebanyakan lagu yang kita jumpai memiliki tema-tema seputar cinta dan kehidupan remaja. Namun tak sedikit lagu yang terispirasi dari kasus - kasus sosial seperti pembunuhan. Beikut 5 Lagu yang diinspirasi dari kasus pembunuhan.
 1. Tom Dooley

Satu lagi kisah yang cukup legendaris, adalah pembunuhan oleh Tom Dooley. Bernama asli Tom Dula, dia sebenarnya dikenal penakut. Tom membunuh Laura Foster, yang adalah tunangannya sendiri. Pasalnya, dia punya pacar lain, yaitu Anne Melton. Tubuh Laura disembunyikan oleh Tom, dan uniknya, justru petunjuk tempat persembunyian itu bocor dari Anne.

Dihukum mati di tiang gantungan, Tom sempat mengeluarkan pernyataan dia tak pernah menyentuh Laura, namun memang dia layak mati. Publik berspekulasi, Anne ikut terlibat dalam pembunuhan, namun tak ada bukti mengarah ke sana.

"Aku tidak menyentuh sehelai rambut pun di kepala Laura," kata Tom sebelum menjalani eksekusi.

2.  Lonesome Death of Hattie Caroll

Dinyanyikan oleh Bob Dylan, pria Amerika ini terinspirasi oleh sebuah kisah pembunuhan yang dibacanya di surat kabar pada awal tahun 60-an.Hattie Caroll adalah seorang wanita keturunan Afrika-Amerika yang bekerja sebagai pelayan bar di Hotel Emerson di Baltimore, Amerika. William Zanzinger sampai di bar dalam kondisi teler parah. Padahal, dia bersama sang istri. Dia mulai mengganggu dan merusak, memukuli dua orang pengunjung dengan sebuah tongkat.

William meminta minuman kepada Hattie, yang masih ragu-ragu melayaninya. Tak sabar, William memukul punggung Hattie, lalu mengayunkan tongkat pada istrinya juga. Melihat itu, Hattie buru-buru menyodorkan minuman yang diminta, lalu pingsan dan meninggal akibat pendarahan dalam otaknya.William dihukum enam bulan dalam penjara. Hanya enam bulan.

 3. Lord Randall

Lagu ini bahkan sudah menjadi semacam lagu rakyat, yang artinya dinyanyikan oleh banyak orang dalam berbagai versi, mulai dari penduduk Italia, Belanda, Denmark, Swedia, Hungaria sampai Islandia. Ada yang berjudul King Henry My Son, Jimmy Randall dan Jimmy Ransom. Lord Randall adalah yang paling dikenal.

Meluncur lebih jauh ke abad 13, adalah kematian Thomas Randolph Earl yang menjadi pembicaraan banyak orang saat itu. Meninggal di Skotlandia, dia diduga sengaja diracuni oleh istrinya.Tidak ada yang tahu siapa pelakunya sampai hari. Tetapi kamu tahu kekuatan musik dan lagu bisa bertahan berabad-abad, turun-temurun.

4. Omie Wise

Di abad 18, hiduplah seorang gadis yatim-piatu bernama Naomi Wise yang berasal dari Carolina Utara. Dia diadopsi sebuah keluarga setempat dan berpacaran dengan seorang pria bernama Jonathan Lewis.

Menurut ibu Jonathan, seorang gadis yatim-piatu tak sesuai untuk putranya yang tampan. Sang ibu pun memperkenalkan seorang gadis lain yang datang dari keluarga berada, Hettie Elliott. Rupanya, Jonathan tak bisa memutuskan kepada siapa hatinya berlabuh, sehingga dia mengencani keduanya.

Pada April 1808, tubuh Naomi ditemukan mengambang di sebuah sungai, dengan bekas-bekas dipukuli. Dan dia hamil. Jonathan menjalani proses pengadilan sampai tujuh tahun. Keputusan hakim membebaskannya.Ketika ajal menjemput Jonathan di usia tuanya, di mana dia hanya bisa terbaring di tempat tidur, Jonathan pun mengakui pembunuhan yang dilakukannya kepada Naomi, berpuluh tahun silam.

5. Delia's Gone


Ada banyak versi untuk lagu ini, namun yang paling terkenal ketika dibawakan oleh Johnny Cash. Dalam kehidupan nyata di tahun 1800, Delia bernama lengkap Delia Green.Gadis ini berketurunan Afrika-Amerika, lahir di Georgia tahun 1886. Delia meninggal di usia 14 tahun, dibunuh oleh seorang teman prianya bernama Mose Houston yang berumur 15 tahun. Mose dihukum 12 tahun penjara, lalu meninggal pada tahun 1927.

Makam Delia ada di Pemakaman Laurel Grove, di Georgia, Amerika Serikat. Makam tanpa nama, tanpa tulisan apa-apa.

Sumber  : serupedia.com
komentar | | Read More...

Setelah Gangnam Style, Kini muncul Condom Style!

Penulis : Unknown on Senin, 24 Desember 2012 | 06.18

Senin, 24 Desember 2012

 Gema Gangnam Style masih belum berakhir. Lagu, video klip, dan tarian yang diciptakan PSY ini sekali lagi menyihir dan memberi inspirasi musisi lainnya untuk berkarya. Kali ini giliran Cassidy, rapper asal Amerika Serikat yang mrilis single Condom Style.

Secara musik, tak banyak yang berubah dibanding lagu asli Gangnam Style. Cassidy hanya mengubah lirik lagu dan beberapa bait rap khas Amerika pun ditambahkan. Rilisan ini merupakan salah satu bentuk dukungan Cassidy untuk kampanye Safe Sex.

"A lot of diseases that's going around. Going raw is out of the question. So whenever you about to jump it off, I need you to keep this in mind - stroke 'em condom style," bunyi salah satu lirik tersebut.

Penasaran dengan lagu baru ini? Tekan tombol play di bawah ini:
\Sumber : jurukunci.net
komentar | | Read More...

Legend Gitaris Di Dunia

Penulis : Unknown on Selasa, 07 Agustus 2012 | 16.07

Selasa, 07 Agustus 2012

1. Steve Vai
Mungkin semua sudah tahu kalau steve vai adalah satu satunya gitaris yang memiliki tehnik lengkap dan permainan soundnya juga luar biasa, jadi sangat pantas bagi varius kalau posisi no 1 diduduki oleh sang master seperti Steve vai

2.Joe Satriani
Alasan Varius Memilih bang Joe sebagai runner up karena bisa dibilang dari segi penjualan album dan penerima penghargaan sebagai album rock instrumentalis ini sudah diraih oleh beliau dan lagi beliau ini juga sangat kreatif dalam pemilihan nada.

3.Paul Gilbert
Siapa Yang ga kenal sih ma gitaris jangkung ini yang merupakan mantan gitaris dari band MR.BIG, varius milih dia mungkin karena alasan pickingnya dan speednya yang luar biasa cepat(pake bor ma pake tangan masa hampir sama sih?? luar biasa berarti kecepatan tangan kanannya) dan juga kualitas vokalnya juga bagus

4. John petrucci
Dia ini adalah Gitaris dari band dream theater, pasti smua juga setuju kan kalau dia ini masuk dalam jajaran top 10 best gitaris?? namun ada 1 hal yangvarius kurang suka dari orang ini, yaitu showmanshipnya yang biasa aja, bahkan kelihatannya dia selalu melihat ke neck gitar saat melakukan solo. tapi walau bagaimanapun petrucci adalah salah satu gitaris dengan tehnik lengkap juga.

5. Yngwie Malmsteen
Bagaimana dengan pilihan varius untuk posisi ini?? apa semua setuju?? banyak sih dari kalangan rocker yang kurang begitu suka dengan yngwie, entah apa alasannya. hehehe namun dia tetap saja layak masuk hitungan karena pickingnya yang akurat dan pernah menjadi yang gitaris tercepat di dunia , namun kekurangannya mungkin dia monoton dalam pemilihan lick, bagaimana menurut pembaca semua itu tergantung selera masing-masing??

Sumber

Tahukah Kamu?
Pendeta Mesir kuno mencabuti setiap helai rambut dan bulu dari badan mereka.
komentar | | Read More...

Sejarah Hari Ini

Diberdayakan oleh Blogger.
 
Design Template by Mas Kentir | Support by creating website | Powered by Blogger