News Update :
Tampilkan postingan dengan label Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Indonesia. Tampilkan semua postingan

5 Tempat Wisata yang Paling Berhantu di Dunia

Penulis : Unknown on Minggu, 12 Mei 2013 | 08.32

Minggu, 12 Mei 2013

 Destinasi wisata tidak harus selalu menyuguhkan keindahan alam atau pun hiburan. Terkadang, destinasi juga dipadati wisatawan karena cerita mistis yang berada di baliknya, seperti 5 tempat ini.


1. Kastil Bran, Rumania
 Banyak sumber yang mengatakan kalau vampir berasal dari Rumania. Adalah Vlad Tepe, orang yang diduga sebagai yang haus darah di Rumania pada zaman dahulu. Kemudian, seorang penulis asal Irlandia bernama Bram Stoker membuat tokoh drakula yang terinspirasi dari kehidupan Vlad Tepe. Mulai dari situlah legenda vampir dikenal.

Kastil Bran pun sering dijadikan latar tempat dalam cerita-cerita horor buatan Bram. Namun kini, kastil itu telah dijadikan museum yang sengaja didedikasikan untuk Ratu Rumania, Ratu Marie. Tempat yang memiliki tebing mengesankan ini sering menjadi incaran lokasi film vampir.


2. Kuil Mae Nak, Thailand
Ada satu tempat horor di Thailand yang tak boleh ketinggalan Anda kunjungi terutama para pecinta wisata horor, Kuil Mae Nak namanya. Kuil yang terletak di kompleks kuil Wat Maha But ini selalu ramai dikunjungi wisatawan yang datang meminta berkah ke patung Mae Nak. Tak ketinggalan pula sesajen berupa karangan bunga, kosmetik, mainan, popok, dan botol susu sebagai seserahan kepada Mae Nak dan anaknya.

Usut boleh usut, ternyata ada cerita menyeramkan di balik tradisi sesajen ini. Sekitar seratus tahun lalu, ada seorang wanita cantik bernama Nak yang menikah dengan pria bernama Maak. Ketika Nak hamil anak pertama, sang suami harus ikut wajib militer dan tidak kembali hingga Nak melahirkan. Di sinilah cerita horor dimulai.

Nak ternyata meninggal saat melahirkan anak pertamanya, tragisnya sang anak juga ikut meninggal. Namun, karena cinta yang begitu besar kepada suami, arwah Nak menolak meninggalkan rumah hingga sang suami pulang. Maak pun kembali pulang tanpa mengetahui kalau istrinya itu hantu. Pasutri ini lalu tinggal bersama seakan semuanya normal!

Sampai akhirnya terungkaplah bahwa Nak telah meninggal. Kaget dengan kenyataan, Mak pun pergi ke sebuah kuil dan memanggil dukun untuk mengusir Nak. Setelah susah payah, akhirnya sang dukun berhasil menyalahkan Nak, dan menyimpan arwah Nak dalam botol. Sejak saat itu, sebuah kuil khusus dibangun untuk mengenang Mae Nak. Bahkan hingga sekarang, legenda dan tradisi yang menyertainya masih ada.


3. Catacombs of Paris, Prancis
Selain Thailand, masih ada tempat mistis lain yang patut Anda waspadai, yaitu Catacombs of Paris di Prancis. Ini adalah kuburan massal di Prancis yang berada di bawah tanah. Hiii!

Dari situs Apollo Jets ada sekitar 6 juta jenazah tersimpan di dalam Catacombs of Paris. Tak heran kalau tempat ini pun dikenal dengan nama L’Empire de la Mort, atau “Kerajaan Kematian”.

Penasaran dengan asal muasal kuburan bawah tanah ini? Ternyata Catacombs of Paris berawal dari abad 18 yang saat itu tidak tersedianya pemakanan di Kota paris. Salah satu pemakaman pun runtuh ke bawah tanah, tepat menimpa sebuah terowongan. Sejak saat itu, semua tulang-belulang yang ada di pemakaman dipindahkan ke bawah tanah.

Karena lokasinya yang tak wajar, dan telah menyimpan jutaan jenazah, Catacombs of Paris menjelma menjadi destinasi wisata horor bagi traveler penguji nyali.

Jika berani, Anda bisa datang langsung ke sana untuk menguji keberanian. Eits, tapi jangan kaget ya kalau tiba-tiba Anda mendengar suara-suara aneh, atau mungkin teriakan.


4. Kota York, Inggris
Selain Paris, masih ada kota besar lain yang ternyata menyimpan sisi mistis. Adalah Kota York di Inggris yang menjadi kota paling menakutkan. Di balik arsitektur bangunan kuno, banyak warga Inggris yang percaya kalau ada arwah bergentayangan setiap malam di sana.

Betapa tidak, York punya sejarah berdarah-darah dari zaman Viking, Romawi sampai sejarah kelam Inggris. Uniknya, kota berhantu ini dijadikan destinasi menarik untuk orang-orang pecinta uji nyali, bahkan sebuah tur wisata juga telah disiapkan.

Jika tertarik, Anda bisa memesan tur wisata seram ini kepada The York Ghost Walk Experience, Ghost Hunt of York, The Original Ghost Walk of York, atau The Ghost Trail of York. Rombongan tur akan dibawa ke sejumlah bangunan tua di York yang menyeramkan.

Salah satu tempat berhantu yang akan kunjungi adalah lokasi dimana Anda bisa bertemu hantu The Headless Earl, hantu tanpa kepala dan hantu The Gray Lady, biarawati yang disemen ke dalam tembok hidup-hidup. Berani?


5. Alas Purwo, Indonesia

 Ternyata, untuk menikmati wisata horor tak perlu jauh-jauh ke luar negeri. Cukup traveling di dalam negeri saja, Anda bisa menikmati wisata horor yang tak kalah menyeramkan dari negara lain. Salah satunya adalah Alas Purwo.

Alas Purwo sebenarnya adalah kawasan wisata cantik yang ditumbuhi hamparan pegunungan hijau, hutan, gua dan pantai yang menggoda. Namun ternyata di balik keindahan itu tersimpan cerita mistis yang pasti membuat bulu kuduk merinding.

Konon, Alas Purwo dihuni oleh sebuah kerajaan jin. Ada banyak mahluk halus dan siluman di tempat ini. Disarankan bagi Anda yang ingin ke Alas Purwo, untuk menjaga mulut untuk tidak berkata jorok, tidak berpikir negatif, menaati peraturan dari warga setempat, dan jangan merusak alam. Menurut dukun atau orang pintar, Alas Purwo adalah pusat dari kerajaan makhluk halus di Banyuwangi hingga Situbondo

Sumber : terselubung.blogspot.com


komentar (145) | | Read More...

5 Perusahaan yang Paling Dikagumi di Indonesia

Penulis : Unknown on Sabtu, 04 Mei 2013 | 22.30

Sabtu, 04 Mei 2013

Majalah Fortune Indonesia merilis daftar perusahaan-perusahaan yang paling dikagumi di Indonesia dari berbagai sektor industri. Daftar perusahaan tersebut didapat dari hasil survei yang dilakukan terhadap 20.000 responden di Indonesia pada periode 1 September 2012 hingga 31 Januari 2013.

Sektor industri tersebut terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Pemilihan perusahaan didasari oleh beberapa kriteria, yaitu kualitas manajemen, kualitas produk atau jasa yang ditawarkan, inovasi, nilai sebagai investasi jangka panjang, posisi keuangan yang kuat, kemampuan menarik, mengembangkan dan mempertahankan karyawan berpotensi, tanggung jawab terhadap komunitas dan atau lingkungan, bijaksana dalam penggunaan aset perusahaan dan efektivitas dalam melakukan bisnisnya secara regional atau global.

Berikut lima perusahaan paling dikagumi versi majalah Fortune Indonesia dan Merdeka:

1. PT Astra Internasional Tbk
Astra pertama kali didirikan sebagai perusahaan perdagangan di sebuah ruang kecil di Jakarta pada tahun 1957. Di usia yang ke-55 tahun saat ini, Astra telah berkembang menjadi salah satu perusahaan terbesar nasional yang diperkuat dengan 185.580 orang karyawan di 170 perusahaan termasuk anak perusahaan, perusahaan asosiasi dan jointly controlled entities.

Ketekunan dalam menjalin kerja sama dan kemitraan dengan berbagai perusahaan ternama di mancanegara telah mengantarkan banyak peluang bagi Astra untuk melayani berbagai aspek kehidupan masyarakat Indonesia melalui 6 bidang usahanya, yang terdiri dari: Otomotif, Jasa Keuangan, Alat Berat dan Pertambangan, Agribisnis, Infrastruktur.

Sayangnya selama kuartal pertama tahun ini laba Astra turun 7 persen menjadi  Rp 4,3 triliun dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 4,6 triliun.

2. PT Unilever Indonesia Tbk
Unilever Indonesia merupakan perusahaan multinasional yang bermarkas di Rotterdam, Belanda. Pertama kali berdiri tahun 1930 dan masuk ke Indonesia pada 5 Desember 1933. Perusahaan mencatatkan 15 persen sahamnya di Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya setelah mendapat persetujuan dari Ketua Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam) No.SI-009/PM/E/1981 pada 16 November 1981.

Dengan mempekerjakan tidak kurang dari 206.000 pekerja, Unilever Indonesia mengembangkan produk yang meliputi makanan dan minuman, produk perawatan diri dan produk perawatan rumah.

Pada kuartal pertama tahun ini, perusahaan ritel tersebut telah mencatatkan kenaikan laba 23 persen menjadi Rp 1,4 triliun dengan penjualan mencapai Rp 7,5 triliun.

3. PT Garuda Indonesia Tbk
Garuda Indonesia merupakan maskapai penerbangan milik pemerintah yang memiliki konsep sebagai full service airline (maskapai dengan pelayanan penuh). Tahun 1940-an merupakan langkah awal Garuda Indonesia merintis penerbangan dengan jalur khusus. Tanggal 26 Januari 1949 dianggap sebagai hari jadi Garuda Indonesia. Pada saat itu nama maskapai adalah Indonesian Airways.

Pada tanggal 11 Februari 2011. Garuda memulai IPO (penawaran saham perdana) dengan harga saham Rp 750 per saham dan mencatatkan diri di Bursa Efek Indonesia. Pada 27 April 2012, CT Corp melalui PT Trans Airways membeli 10.9 persen saham Garuda Indonesia di harga Rp 620 per lembar dengan total sebesar Rp 1,53 triliun.

Saat ini, Garuda Indonesia mengoperasikan 82 armada dan melayani 33 tujuan domestik dan 18 Internasional di Asia (Regional Asia Tenggara, Timur Tengah, China, Jepang, Korea Selatan), Australia, dan Eropa (Belanda). Garuda juga menguasai 28,3 persen pasar penerbangan di Indonesia.

4. PT United Tractors Tbk
United Tractors berdiri pada 13 Oktober 1972 sebagai distributor tunggal alat berat Komatsu Limited di Indonesia. Pada 19 September 1989, Perseroan menjadi perusahaan publik dan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia sebagai PT United Tractors Tbk (UNTR), dengan PT Astra International Tbk sebagai pemegang saham mayoritas.

Selain menjadi distributor alat berat terbesar di Indonesia, Perseroan juga berperan aktif di bidang kontraktor pertambangan dan memulai bisnis pertambangan batu bara. Perseroan mengembangkan tiga unit bisnis ini, yaitu Mesin Konstruksi, Kontraktor Penambangan dan Pertambangan.

Saat ini, jaringan distribusi United Tractors meliputi 18 kantor cabang, 22 kantor site support dan 12 kantor perwakilan di 22 provinsi di seluruh Indonesia.

5. PT Bank Mandiri Tbk
Bank Mandiri merupakan bank terbesar di Indonesia dalam hal aset yang mencapai Rp 641 triliun pada kuartal 1-2013. Bank ini berdiri pada tanggal 2 Oktober 1998 sebagai bagian dari program restrukturisasi perbankan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Indonesia.

Pada bulan Juli 1999, empat bank milik Pemerintah yaitu, Bank Bumi Daya (BBD), Bank Dagang Negara (BDN), Bank Ekspor Impor Indonesia (Bank Exim), dan Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo), digabungkan membentuk Bank Mandiri.

Bank Mandiri sampai akhir Desember 2012 mempekerjakan lebih dari 30.762 karyawan dengan 1.810 kantor cabang dan 7 kantor cabang/perwakilan/perusahaan anak di luar negeri. Layanan distribusi Bank Mandiri juga dilengkapi dengan 10.985 ATM, yang tersambung dalam jaringan ATM Link dengan jumlah total 35.300 ATM, Jaringan Electronic Data Capture (EDC) 180.352 unit serta electronic channels yang meliputi Internet Banking, SMS Banking dan Call Center.

Sumber : lihat.co.id
komentar (12) | | Read More...

Ternyata Bahasa Jawa Lebih Canggih Dari Bahasa Inggris

Penulis : Unknown on Jumat, 03 Mei 2013 | 16.47

Jumat, 03 Mei 2013

 (jelajahunik) Wasito Djati Pribadi mengirimkan sesuatu di KATY ALL YEARS

Bhs Jowo kuwi luwih simpel tenimbang bhs Inggris. Iki buktine:

1. Walk slowly on the edge (side) of the road: MLIPIR

2. Falling backward and then hit own head: NGGEBLAK

3. Falling/tripping forward (and may hit own face): KEJLUNGUP

4. Smearing one’s body with hot ointment or liquid and then massaging it:
MBLONYOHI

5. Got hit by a truck that moving backward: KUNDURAN TRUK

6. Hot pyroclastic cloud rolling down a volcano: WEDHUS GEMBEL

7. A small, sharp thing embedded inside one’s skin: KESUSUBEN

8. Things getting out from a container accidentally because of gravity:
MBROJOL

9. Get hit by thing collapsing on top of one’s head/body: KEMBRUKAN

10. Drinking straight from the bottle without using glass, where the whole
bottle tip gets into the mouth: NGOKOP

11. Difficult to open eyes because something is shining very bright:
BLERENG

12. Hanging on thightly to something in order to be inert: GONDELAN

13. Being overly active carelessly with eyes opened wide: PECICILAN

14. Releasing ‘wind’ from the body thru a coin drawn across the back
skin’s surface: KEROKAN

15. Finding by accident something good or useful without looking for it:
NDILALAH

16. Expression or gesture due to a sudden appearance (of something): MAK
JEGAGIK
17. Very surprise of an unexpected experience: NJENGGIRAT

18. Water come out from the mouth uncontrollably: NGENCES

19. Doing something nonchalantly with your finger: UTEK-UTEK

20. Doing a lustful ‘raid’ to a lovely lady: NGUWEK-UWEK

Sumber : jelajahunik.us
komentar (9) | | Read More...

Potret Wajah Dunia Pendidikan Indonesia

Penulis : Unknown on Kamis, 02 Mei 2013 | 10.22

Kamis, 02 Mei 2013

Sudah sejak lama semua pihak di indonesia sepertinya menyadari kondisi pendidikan yang semakin terpuruk, apakah hal tersebut disengaja atau tidak namun  secara kasat mata kondisi pendidikan yang cukup memprihatinkan tersebut senantiasa  dijadikan sebagai alat untuk “bahan dagangan” saat kampanye pemilihan pemimpin-pemimpin di negara ini. Carut marut dan keterpurukan dunia pendidikan di Indonesia semangkin terlihat jelas, disaat data  yang diperoleh dari hasil pelaksanaan Ujian Kompetensi Guru (UKG). Terlepas dari masih banyaknya kendala dan masalah disaat proses pelaksanan UKG, namun data tersebut secara umum sudah dapat menggambarkan sungguh “menyedihkannya” kondisi pendidikan di Indonesia.

Berdasarkan data hasil sementara UKG 2012. Tercatat, nilai rata-rata sementara UKG hanya 44,55, dengan nilai tertinggi 91,12 dan nilai terendah adalah nol. Nilai rata-rata sementara itu diperoleh berdasarkan pengolahan 243.619 data peserta dari 373.415 guru yang telah selesai mengikuti UKG sampai dengan hari ketiga (1/8/2012).

Dengan hasil UKG tersebut, tidak saja menggambarkan akan kompetensi guru namun sekaligus merupakan bukti bahwa  keganjilan di dunia pendidikan di Indonesia adalah bukan sekedar isu semata. Keganjilan tersebut sebenarnya sudah menjadi “rahasia umum”, namun kelihatannya disadari atau tidak hal tersebut sepertinya tidak ada pihak yang benar-benar menganggapnya merupakan hal yang cukup serius, diantaranya adalah:

1. Bila kita kaji hasil UKG tersebut, tidak hanya membuat kita miris namun sekaligus mengherankan. Hal tersebut dikarenakan, bila kita mengacu pada nilai standar kelulusan capaian rata-rata kelulusan di atas 90%, hampir di semua sekolah di Indonesia, sementara gurunya cenderung memperoleh nilai di bawah nilai standar kelulusan.  Apakah memang gurunya yang sungguh mahir dalam mengajar hingga anak didiknya mampu melampaui pengetahuan gurunya?. Hal yang lebih mengherankan lagi, bila dibandingkan seorang guru yang hanya di uji untuk mata pelajaran yang di ampunya saat pelaksanaan UKG, dengan seorang siswa yang harus menguasai beberapa mata pelajaran pada saat UAN dan memperoleh nilai lebih baik, bukankah hal tersebut dapat dikatakan “sungguh ajabi”. Secara akal sehat dapat disimpulkan bahwa hasil UKG kontradiksi antara fakta nilai UKG dengan kenyataan bahwa hampir seluruh siswa “lulus UAN”, bila memang nilai UAN benar-benar hasil usaha dan kemampuan para siswa.

2. Berbagai upaya sudah dilakukan untuk mendongkrak wawasan dan kompetensi para guru dengan cara “memaksa guru” untuk kembali belajar dan meningkatkan kualitas pendidikannya, melalui Undang-Undang RI No 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen Bab IV pasal 8. Pada undang-undang tersebut, jelas dinyatakan bahwa syarat seorang guru harus memenuhi 5  syarat, antara lain memiliki kualifikasi akademik dan memiliki jenjang sarjana s1 atau Diploma IV. Tentunya secara logika akal sehat, dengan penerapan undang-undang ini akan menciptakan suatu perubahan jenjang pendidikan dan tatanan dari proses pembelajaran yang lebih baik, dikarenakan kwalitas dan kualifikasi yang sudah terukur dari para guru. Namun hingga saat ini, perubahan yang dirasakan terhadap peningkatan kwalitas lulusan dunia pendidikan tidak begitu menggembirakan, bahkan cenderung semakin terpuruk. Kondisi tersebut sepertinya bertolak belakang dengan pernyataan “Tingkat Pendidikan seseorang akan mempengaruhi daya pikir dan kompetensinya”, oleh karena  fakta jenjang pendidikan para guru meningkat, namun kenyataanya dengan peningkatan tersebut tidak memberikan pengaruh apa-apa terhadap perkembangan dunia pendidikan.

Bila kita semua mau lebih jujur, saat ini begitu banyak  upaya dari sebahagian guru maupun institusi tertentu untuk melaksanakan kegiatan yang kurang tepat dan terpuji, seperti melakukan plagiat, jual beli ijasah, perkuliahan fiktif, dan lain-lain, yang kesemuannya itu berimbas pada keterpurukan mutu pendidikan dan makna pendidikan itu sendiri.  Sepertinya di dunia pendidikan sendiri, yang seharusnya merupakan rumah bagi pembentukan karakter dan etika, sudah ikut terpuruk dan kehilangan marwahnya sebagai institusi yang dapat menjadi garda terdepan pendidikan. Padahal pendidikan adalah daya upaya untuk memajukan bertumbuhnya budi pekerti (kekuatan batin, karakter), pikiran  (intellect),  dan tubuh anak. Bagian-bagian itu tidak boleh dipisahkan agar kita dapat memajukan kesempurnaan hidup anak-anak kita…” (Ki Hajar Dewantoro).

3. Saat ini lembaga-lembaga yang bergerak di bidang bimbingan belajar sangat pesat sekali. Hal tersebut berdasarkan wawancara KONTAN dengan beberapa pengelola bisnis bimbel menyatakan bahwa prospek bisnis di dunia pendidikan sepertinya masih cerah. Situasi ini bila dilihat dari sudut pertumbuhan keinginan belajar siswa di Indonesia, tentunya sangat positif dan menggembirakan. Namun seiring dengan pesatnya pertumbuhan bimbingan belajar tersebut sekaligus menimbulkan pertanyaan besar.

Adakah guru tidak mampu menyampaikan atau menguasai mata pelajaran yang diampunya? Apakah waktu disekolah terlalu singkat? Bila jawabannya ya mengapa tidak cukup melakukan diskusi kelompok atau bimbingan tambahan dengan guru saja, bukannya memilih bimbingan di tempat lain.  Kondisi secara fakta bahwa jumlah sekolah dan guru senantiasa meningkat, dan diharapkan para siswa mendapatkan pendidikan dan pengajaran di sekolah sebagai tempat pembelajaran utama, namun kenyataanya saat ini banyak orang tua dan siswa bahkan ada sekolah sendiri yang memilih lembaga bimbingan belajar sebagai “tempat pembelajaran utama” bagi siswanya. Sehingga kita layak mempertanyakan apakah guru masih melaksanakan fungsinya sebagai pengajar?

4. Pada APBN 2012 anggaran pendidikan dialokasikan Rp. 286,56 triliun atau sekitar 20,20% dari total APBN Rp 1.418,49 triliun. Secara nominal anggaran ini meningkat dari tahun 2011 yang anggaran pendidikannya mencapai Rp 248,98 triliun atau 20,25 persen dari total APBN Rp. 1.229,56 triliun. Secara angka, anggaran pendidikan dapat dikatakan cukup pantastis, sehingga seharusnya geliat pertumbuhan dan kinerja dunia pendidikan juga turut meningkat pesat. Namun kenyataan yang boleh kita rasakan saat ini, sepertinya perubahan anggaran yang begitu besar sepertinya tidak memberikan dampak apa-apa. Hal tersebut dapat jelas terlihat dari masih rendah sekali kualitas guru, masih banyaknya sekolah yang tidak layak pakai, dan masih banyak lagi persoalan yang terjadi di tubuh dunia pendidikan Indonesia. Apakah hal tersebut tidak menjadi keanehan bagi pemerintah dan seluruh pihak yang terkait dengan pendidikan di Indonesia?
Semua pihak menyadari akan rendahnya kualitas pendidikan di Indonesia baik dari sarana dan prasarana. Melalui berbagai media cetak maupun televisi, dapat secara gamblang kita mengetahui banyaknya sekolah-sekolah khususnya sekolah swasta yang bisa dikatakan sangat tidak layak menyelenggarakan pendidikan. Namun angka berkata lain disaat mayoritas atau dapat dikatakan  90%  sekolah di Indonesia rata-rata mencapai kelulusan siswa diatas 90%. Di satu sisi memang cukup menyenangkan, namun tidakkah itu terlalu naïf untuk meyakini hasil tersebut, dimana kondisi fasilitas dan tenaga pengajar jauh dibawah standar minimum, mampu meluluskan siswa >90%?

Kontradiksi antara fakta dan kenyataan yang terjadi saat ini, merupakan gambaran ketidak jujuran, khususnya ditubuh dunia pendidikan Indonesia. Sehingga  telah menyeret bangsa ini menjadi bangsa yang cenderung tidak jujur. Padahal dasar nilai-nilai yang dikembangkan dalam pendidikan budaya dan karakter bangsa bersumber dari nilai-nilai Agama, Pancasila, Budaya dan Tujuan Pendidikan Nasional.

Dari berbagai fenomena dan kondisi pendidikan saat ini, bangsa Indonesia seharusnya segera berbenah dan menyadari bahwa pendidikan Indonesia sudah jauh terpuruk. Sehingga penerapan nilai-nilai karakter bangsa bukan sekedar pelengkap pendidikan yang dipenuhi secara formalistik-administratif belaka. Tetapi nilai-nilai karakter adalah jiwa, ruh, dasar dan tujuan utama pendidikan nasional seperti yang diungkapkan Ki Hadjar Dewantara. Tak sekedar mencapai prestasi akademik (cerdas otak), tetapi memiliki budi pekerti luhur adalah inti utama pendidikan nasional kita.

Mendengar perkataan yang disampaikan oleh budayawan terkenal Mochtar Lubis yang menyatakan “Salah satu ciri manusia Indonesia yang cukup menonjol ialah hipokritis alias munafik.”, sebenarnya kita harus marah  namun hal tersebut betapapun pahitnya harus kita akui, sebagai sebuah kritikan keras untuk bangsa Indonesia ini berbenah diri dan membangun khususnya memperbaiki potret dunia pendidikan yang lebih berbudaya dan jujur. Sikap ketidak jujuran dan mau menerima kenyataan dari kondisi yang ada, akan memberikan dorongan yang positif untuk melakukan hal yang lebih baik. Sikap yang lebih cenderung “proteksi” terhadap kekurangan dan mengesampingkan kejujuran dan etika akademis menciptakan berbagai fenomena yang bahkan orang awam sekalipun dapat memahaminya sebagai “suatu keanehan”.

Mari kita renungkan kembali nasib bangsa dan negara kita yang secara Geografis merupakan salah satu negara dengan wilayah yang luas, namun masih tetap berada di bawah garis kemiskinan dan keterpurukan, tanpa kesadaran dan kerja  sama serta cinta akan bangsa dan negara maka keterpurukan bangsa ini akan menjadi warisan bagi anak dan cucu kita mendatang.

Sumber : http://edukasi.kompasiana.com/2013/04/09/kontradiksi-antara-fakta-dan-kenyataan-potret-wajah-dunia-pendidikan-indonesia-544536.html
komentar (8) | | Read More...

7 Negara Bekas Jajahan Indonesia

Penulis : Unknown on Selasa, 30 April 2013 | 12.23

Selasa, 30 April 2013

Siapa bilang Indonesia adalah negara budak yang hanya bisa dijajah dan tak bisa menggempur negara lain. Ternyata Indonesia pernah melakukan invasi ke sejumlah negara. Ini beneran invasi perang dengan tentara lho gan, bukan penyerbuan TKI ke negeri asing . Ya udah langsung aja deh, ini nih 7 Negara Yang Pernah Diinvasi Indonesia.

1. Timor Leste
Operasi Seroja adalah sandi untuk invasi Indonesia ke Timor Timur yang dimulai pada tanggal 7 Desember 1975. Pihak Indonesia menyerbu Timor Timur karena adanya desakan Amerika Serikat dan Australia yang menginginkan agar Fretilin yang berpaham komunisme tidak berkuasa di Timor Timur. Selain itu, serbuan Indonesia ke Timor Timur juga karena adanya kehendak dari sebagian rakyat Timor Timur yang ingin bersatu dengan Indonesia atas alasan etnik dan sejarah.

2. Papua Barat
Operasi Trikora, juga disebut Pembebasan Irian Barat, adalah konflik 2 tahun yang dilancarkan Indonesia untuk menggabungkan wilayah Papua bagian barat. Pada tanggal 19 Desember 1961, Soekarno (Presiden Indonesia) mengumumkan pelaksanaan Trikora di Alun-alun Utara Yogyakarta. Soekarno juga membentuk Komando Mandala. Mayor Jenderal Soeharto diangkat sebagai panglima. Tugas komando ini adalah merencanakan, mempersiapkan, dan menyelenggarakan operasi militer untuk menggabungkan Papua bagian barat dengan Indonesia.

3. Malaysia
Pada 20 Januari 1963, Menteri Luar Negeri Indonesia Soebandrio mengumumkan bahwa Indonesia mengambil sikap bermusuhan terhadap Malaysia. Pada 12 April, sukarelawan Indonesia (sepertinya pasukan militer tidak resmi) mulai memasuki Sarawak dan Sabah untuk menyebar propaganda dan melaksanakan penyerangan dan sabotase. Tanggal 3 Mei 1963 di sebuah rapat raksasa yang digelar di Jakarta, Presiden Sukarno mengumumkan perintah Dwi Komando Rakyat (Dwikora) yang isinya: Pertinggi ketahanan revolusi Indonesia, Bantu perjuangan revolusioner rakyat Malaya, Singapura, Sarawak dan Sabah, untuk menghancurkan Malaysia

4. Malaka
Sejak tahun 1509, Pati Unus, raja Demak, sudah merancang rencana untuk menguasai Malaka. Saat itu Malaka berada di bawah kekuasaan Kesultanan Malaka. Dengan kata lain, perlu dicatat bahwa serangan Demak ke Malaka jelas bukanlah sebuah serangan anti-kekuasaan asing, tetapi sebuah invasi imperialis. Tahun 1511, Alfonso D’Alburquerque, Laksamana armada Portugis, mendahului Pati Unus dengan menaklukkan Malaka. Sultan Malaka Mahmud Syah melarikan diri ke Bintan.

5. Singapura
 Usman lahir di Purbalingga, Banyumas, Jawa Tengah (1943). Harun lahir di P Bawean, Surabaya (1947). Kedua-duanya nama samaran untuk tugas sebagai sukarelawan menyusup ke Singapura, melakukan tugas sabotase dalam rangka Dwikora (Dwi Komando Rakyat). Pada waktu itu RI terlibat konfrontasi dengan Malaysia dan Singapura. Usman dan Harun tergabung dalam tim sabotir. Pada 8 Maret 1965 malam, berbekal 12,5 kg bahan peledak mereka bertolak dengan perahu karet dari P Sambu. Mereka dapat menentukan sendiri sasaran yang dikehendaki.

Maka setelah melakukan serangkaian pengintaian, pada suatu tengah malam terjadi ledakan di sebuah bangunan Mc Donald di Orchard Road. Tiga orang tewas dan sejumlah lainnya luka.

 6. Indochina (Kamboja dan Vietnam) & 7. Siam (Thailand)
Dari catatan sejarah dan bukti arkeologi, pada abad ke-9 Sriwijaya telah melakukan invasi dan kolonisasi di hampir seluruh kerajaan-kerajaan Asia Tenggara, antara lain: Sumatera, Jawa, Semenanjung Malaya, Thailand, Kamboja, Vietnam, dan Filipina. Dominasi atas Selat Malaka dan Selat Sunda, menjadikan Sriwijaya sebagai pengendali rute perdagangan rempah dan perdagangan lokal yang mengenakan biaya atas setiap kapal yang lewat. Sriwijaya mengakumulasi kekayaannya sebagai pelabuhan dan gudang perdagangan yang melayani pasar Tiongkok, dan India.

Sumber : tribium.blogspot.com

komentar (7) | | Read More...

Sejarah Hari Ini

Diberdayakan oleh Blogger.
 
Design Template by Mas Kentir | Support by creating website | Powered by Blogger